Forum CSR Migas TerbentukCSR Migas Pernah Diklaim Pemerintah
2011-03-28 02:20:49
BALIKPAPAN, Program Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan minyak dan gas banyak dirasa masyarakat belum nampak hasilnya dalam memberi perubahan signifikan terhadap perbaikan ekonomi masyarakat. Padahal perusahaan Migas menegaskan hasil yang disumbangkan kenegara sangat besar mencapai 85 persen dari produksinya. “Kami selalu menyatakan CSR kami sumbangkan 85 persen ke negara,” ujar ketuan Forum Migas Kalimantan dan Sulawesi, Eko dalam pertemuan dengan insan pers. Namun program CSR yang dilakukan perusahaan migas banyak yang tidak terekspos ke publik, sehingga juga menimbilkan pertanyaan oleh pemerintah. “Gubernur Kaltim bahkan mengatakan jika CSR perushaan migas tak nampak hasilnya untuk masyarakat. Inilah yang membuat kita mencoba untuk melakukan pendataan program CSR KKKS agar saling bersinergi,”papar Eko. Ironisnya lagi, program CSR KKKS bahka pernah diklaim oleh pemerintah menjadi bagian dari kerjanya, ini yang akhirnya menjadi temuan BPK dan diduga menjadi perbuatan melawan hukum. “Perlunya pendataan CSR kedepan adalah agar KKKS dapat mengetahui apasaja yang telah didukung dan diberbuat untuk masyarakat sehingga tidak lagi terjadi tumpang tindih atau diklaim pemerintah,”lanjutnya. Diakui Eko, keberadaan Forum CSR KKKS ini baru terbentuk Desember 2010 lalu, sehingga masih perlu banyak pembenahan. Pihaknya juga mengharapkan KKKS lain dapat bergabung dan tidak menjadikan forum ini sebagai gagahan untuk melihat besaran CSR KKKS yang telah dialokasikan bagi tiap perusahaan migas. (nang)
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...