Sopir Kokapura Tanya Status dan Transparansi Potongan

2011-03-29  14:36:45

TANJUNG REDEB,Sekkab Berau, H Ibnu Sina Asyari  menegaskan, hasil kajian rencana pemekaran Berau Pesisir yang di lakukan tim independen dari Bandung itu harus diluang. Sebab kata Ibnu, dari hasil presentasi kemarin terlihat jelas kurang komunikasi dengan aparat desa.
Penilain  disampaikan Ibnu bukan lah berlebihan, apalagi mengada – ada. Pasalnya, menurut Ibnu semestinya dalam presentasi itu tidak ada lagi pertanyaan – pertanyaan yang dilontarkan kepala kampung. Salah satunya apa keuntungan bergabung dengan pemekaran Berau Pesisir, dan apa pula ruginya jika tidak bergabung.
Ironisnya lagi, lanjut Ibnu, ada beberapa kepala kampung yang tidak dilibatkan dalam pengkajian di lapangan. “ Lho ini kan lucu, sementara kepala kampung ini yang tahu persis daerahnya, dari pada tim pengkaji,” keluh  Ibnu kemarin.
Artinya, dalam pelaksanaan pengkajian ini tidak dilakukan sosialisasi secara menyeluruh,pada  masing – masing kampung di lima Kecamatan, yakni Kecamatan Biduk Biduk, Batu Putih, Talisayan, Tubaan dan Kecamatan Tabalar.
Oleh sebab itu, akibat kurangnya komunikasi tersebut, banyak masyarakat yang tidak memahami tentang  kajian itu, termasuk sejauh mana hasil kajian itu.
“Mestinya, pada saat pelaksanaan presentasi kemarin tidak ada banyak lagi pertanyaan – pertanyaan, apa lagi sampai ada yang mempertanyakan mengapa mereka tidak dilibatkan,” ungkap Ibnu.
Jadi jangan salahkan para kepala kampung, kalau dalam presentasi kemarin banyak yang protes dan mempertanyakan, ada apa dengan tim pengkaji itu. Niat mereka mempernyatanyakan itu bukan masalah mau gabung atau tidak, atau bahkan berniat menghalangi rencana pemekaran. “ Tapi sepantasnya lah mereka ikut dilibatkan, bukan hanya Camat nya saja,” katanya.
Karena itu, meski  Ibnu tidak terlibat secara teknis, tetapi Ibnu menyarankan sosialisasi harus dilakukan kembali, untuk menyempurnakan hasil kajian itu. Agar rencana pemekaran ini dapat berjalan sebagaimana harapan masyarakat pesisir, karena ini menyangkut masa depan warga pesisir.
“ Jadi saya minta persoalan ini tidak dianggap ringan, karena pemekaran ini bagian penentu nasib warga yang ada di daerah pesisir,” pintanya. roz

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...