PPKRI dan Wartawan Siap Kunjungi Perbatasan

Andi Agoes :  Mampu Sampaikan Aspirasi Masayarakat Perbatasan

2011-03-29  15:16:45

BALIKPAPAN, Semangat membangun dan kepedulian pada daerah perbatasan Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur terus di dengungkan oleh berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI) Korwil Kalimantan. Sebagai bentuk keseriusan meningkatkan SDM masyarakat terpecil, organisasi ini bersama media dalam waktu dekat akan meninjau beberapa daerah perbatasan Kaltim.
Keberangkatan pengurus PPKRI dan sejumlah wartawan  dipicu pula dengan peristiwa  aksi puluhan warga pedalaman atau perbatasan di Kecamatan  Long Apung, Kabupaten Malinau. Mereka melakukan demontrasi dengan merusak beberapa fasiltas Bandara Temindung Samarinda pada beberapa waktu lalu, lantaran tidak dilayaninya rute penerbangan hari itu ke daerah pedalaman.
“Ketertinggalan masyarakat perbatasan hingga kini bukti jika warga pedalaman belum diperhatikan secara baik oleh pemerintah.  PPKRI telah menginventarisir media yang siap bergabung dan daerah mana saja yang akan dikunjungi”ujar Kordinator PPKRI Wilayah IV Kalimantan, H. Andi Agoes Y SH, disela-sela diskusinya bersama wartawan di sekretariat PPKRI.   
Nunukan, Malinau, Berau, Tana Tidung ungkap Andi merupakan daerah prioritas yang akan di jelajah PPKRI beserta tim. Perjalanan keperbatasan dengan sejumlah media ini diakauinya, selain mengharapkan media melihat langsung daerah perbatasan Kaltim juga diharapkan dapat merasakan langsung kehidupan yang dialami masyaralat.
“Kita mengiinginkan wartawan yang belum pernah melihat dan merasakan susahnya kehidupan di daerah perbatasan kaltim dapat merasakan secara langsung. Bagaimana bahan-bahan pokok dan hasil kebun di daerah terpencil susah untuk didapat dan dijual,”papar Andi.
Persoalan kawasan perbatasan di Kalimantan Timur hingga kini belum berakhir, walaupun berganti pemimpn daerah hingga pusat. masalah klasik dari Orde Lama, Orde Baru, Reformasi sampai sekarang, yakni berawal dari "masalah 3-T", yakni ketertinggalan, keterbelakangan dan keterisolasian
Masalah 3-T itu pada gilirannya menimbulkan berbagai persoalan serius, antara lain barang kebutuhan pokok serta barang  lainnya, dua kali lipat bahkan ada yang tiga kali lipat ketimbang harga normal. Salah satu penyebabnya biaya angkut juga  tinggi karena semua dibawa melalui transportasi udara.          
“Masalah perbatasan ini semakin serius jika tidak segera mendapat prioritas diperbaiki. Masyarakat disana semakin susah, bahkan akan menjadi ancaman buat NKRI jika semakin dibiarkan”tandas ketua Gabungan wartawan Kalimantan ini..
Selain itu Andi  menilai kondisi kawasan perbatasan yang tidak diperhatikan secara serius menimbulkan kerugian besar bagi Indonesia.Dari sisi ekonomis, kerugian ditimbulkan diperkirakan triliunan rupiah, yakni terkait dengan penyelundupan, penjarahan hutan,  tambang liar, dan pencurian ikan.             
Dari sisi Hankamnas, menyebabkan ancaman terhadap kehilangan wilayah/teritorial RI. Contohnya, dua pulau,  yakni Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan hilang dari pangkuan Ibu Pertiwi ketika sangketa ini di bawah ke Mahkamah Internasional  Den Haag Belanda.
“Wartawan kami harapkan mampu menyampaikan aspirasi masayarakat perbatasan dengan obyektiv. Kami harapkan pula pemerintah daerah dan pusat serius untuk melakukan pembangunan perbatasan, jangan sampai hanya sekedar retorika”tegas Andi. (nang) 

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...