DPRD Belum Bersikap Soal Kutai Pesisir2011-04-06 22:01:44
Tenggarong, Rencana pemekaran Kutai Pesisir belum mendapat dukungan secara ril dari DPRD Kukar. DPRD sendiri belum bisa memastikan untuk mengambil keputusan mendukung terwujudnya Kutai Pesisir sesegera mungkin.”Secara legal untuk masa periode sekarang ini lembaga DPRD belum bersikap, karena belum dibahas secara sah lewat sidang paripurna. Mengenai adanya surat dukungan dari eleman masyarakat saya kira itu sah dan wajar saja, silahkan menyampaikan aspirasi terhadap dukungan tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Marwan SP usai menerima rombongan dari masyarakat Loa Janan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bersatu Pro Pemekaran (Formabes PP) Kabupaten Kutai Pesisir belum lama ini. Sementara Koordinator lapangan Hamid ST mengungkapkan bahwa kali ini elemen masyarakat dari Loa janan menginginkan pemekaran. Keterwakilan delapan desa juga hadir dalam pertemuan tersebut, yakni Desa Batuah, Desa Tani Harapan, Desa Tani Bakti, Desa Purwajaya, Desa Loa Janan ulu, Desa Loa Duri ilir, loa Duri ulu dan desa Bakungan. Ketua Formabes Syaharuddin, mengungkapkan bahwa belum optimalnya peran serta masyarakat dalam pembangunan, merupakan salah satu pemicu keinginan untuk melakukan pemekaran. Masyarakat merasakan belum optimalnya pemerataan pembangunan. "Jalan-jalan di desa kami belmu pernah diaspal, sepuluh tahun terakhir hanya dilakukan pengerasan, mungkin itu sebagai gambarannya," kata Syaharuddin. Adanya kesenjangan antara anggaran pembangunan dengan output yang dihasilkan semakin dirasakan. Sementara disis lain anggaran APBD cukup besar, namun disis lain pula masih banyak desa-desa yang tertinggal dan penduduknya masih banyak yang hidup digaris kemiskinan. "Terdapat kesenjangan sosial baik tingkat pendapatan maupun pelaksanaan pembangunan secara keseluruhan," katanya.adv/awi
|