Kocok Ulang Pimpinan Komisi III DPRD Samarinda DigulirkanSekretaris Komisi III Dinilai 'Main' Sendiri
2011-04-06 22:17:20
SAMARINDA, Wacana kocok ulang pimpinan Komisi III DPRD Samarinda mulai digulirkan. Wacana itu imbas dari prilaku Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda yang dinilai 'bermain' sendiri dalam menjalankan tugas dan fungsi Komisi III. Misalnya, soal berkas dari mitra kerja. Berkas itu rupanya disimpan sendiri oleh Sekretaris Komisi III tanpa memberitahukan anggota ataupun Ketua Komisi III. Alhasil, prilaku itu pun membuat sejumlah anggota Komisi III geram. Anggota Komisi III DPRD Samarinda Narimo saat berbincang dengan Poskota Kaltim di Ruang Fraksi PDI-P, Selasa (5/4) tak menampikkan adanya wacana kocok ulang pimpinan Komisi III DPRD Samarinda. "Masa ada berkas dari mitra kerja kita tidak diberi tahu, hanya dia (Sekretaris Komisi III,red) yang menyimpannya. Ini ada apa?," tandas Narimo. Narimo tampak kecewa dengan kinerja Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda. "Ya, nanti lah kita bahas wacana kocok ulang itu," tandas Narimo. Menurut dia, kekecewaan sejumlah anggota Komisi III kepada Sekretaris Komisi III bukan hanya kali ini saja. "Hal ini bukan yang pertama kali terjadi, tapi pernah terjadi sebelumnya," cetus Narimo. Parahnya lagi, kata Narimo, anggota Komisi III terkesan 'dipaksakan' untuk mengikuti keinginan Sekretaris Komisi III. "Misalnya ada berkas yang perlu dikaji dan dipelajari dulu, tapi tiba-tiba Sekretaris Komisi III sudah komentar kemana-mana, termasuk ke media. Padahal berkas itu masih mentah. Dan seolah-olah dia paling mengerti dan kita terkesan harus mengikuti dia. Ini lah yang membuat teman-teman Komisi III sangat kecewa terhadap kinerja Sekretaris Komisi III. Dan kocok ulang Pimpinan Komisi III merupakan harga mati yang harus dilakukan," tandas dia. Kocok ulang pimpinan Komisi III, kata dia, demi kestabilan dan kesolidan Komisi III dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Jangan sampai, hanya gara-gara satu orang, kinerja Komisi III dipertanyakan publik. sob
|