13 Rumah di Jl DI Penjaitan Dilalap Api2011-04-06 22:18:18
SAMARINDA, Kebakaran besar kembali terjadi di Samarinda. Kali ini, api menghanguskan 13 bangunan rumah di RT 36 Gang 3 Jl DI Panjaitan Samarinda Utara, Selasa dini hari(5/4) kemarin. Api diduga berasal dari lantai atas rumah kontrakan yang ditempati Mama Rehan sekitar pukul 03.30 wita. Api dengan cepat menyebar, karena saat kebakaran para penghuni sedang dalam keadaan terlelap. Yayan, salah satu warga yang juga pemilik rumah kontrakan didaerah itu mengaku terkejut ketika melihat api yang sudah membesar saat ia bangun dari tidurnya. "Saya kaget karena api sudah keburu membesar. Setelah mengamankan keluarga, saya hanya sempat mengeluarkan satu sepeda motor dan beberapa potong pakaiaan," katanya. Yayan yang sedikit emosi kepada media ini mengatakan bahwa dirinya menyesalkan pemilik rumah yang menjadi tempat asal api. Mereka bukanya berteriak membangunkan warga, namun justru berdiam diri dan menyelamatkan sebagian harta benda mereka. Selain itu lanjut Yayan petugas pemadam kebakaran juga terlambat datang ke lokasi. Padahal jika mereka sigap api yang berkobar tidak akan membuat korban yang begitu banyak. "Bisa anda lihat seluruh penghuni gang 3 Jl DI Panjaitan menjadi korban," kata Yayan. Sementara itu Ketua RT 36, Budi Santoso mengatakan asal api diduga dari rumah sewaan yang terbuat dari kayu. "Asal api dari rumah sewaan. Ketika api mulai berkobar, penghuni rumah sedang tertidur lelap," katanya. Sejumlah saksi mata menduga api berasal dari konslet listrik lampu yang menyala dari rumah korban kebakaran. Dampak kerugian kebakaran ini mencapai puluhan juta rupiah. Akibat kebakaran ini sedikitnya 23 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. SEMPAT TERTIPU Pemadam kebakaran yang sigap dan tiba ke lokasi kebakaran secepatnya tidak terlihat manakala terjadi kebakaran di Jl DI Panjaitan. Petugas Pemadam kebakaran baru tiba dilokasi sekitar 30 menit setelah api membakar rumah warga. Hal ini disebabkan karena beberapa posko memilih menunggu konfirmasi dari petugas pemadam kebakaran yang bertugas untuk mengecek kejadiaan itu. Sekedar diinformasikan pada senin (4/4) kemari sedikitnya ada 2 laporan kejadiaan kebakaran palsu yang diterima oleh petugas pemadam kebakaran. Laporan kebakaran pertama terjadi di Jl A Yani. Kemudian laporan kedua terjadi kebocoran gas di Tanah Merah, sementara laporan ke 3 adalah laporan kejadiaan kebakaran di Jl DI Panjaitan. "Pada prinsipnya kami berupaya tanggap atas semua laporan yang disampaikan masyarakat, untuk kali ini kami juga tidak terlambat seperti yang dikatakan warga," kata Kasi Ops Makmur Santoso. Kami langsung berangkat ketika mendapatkan informasi kebakaran, namun memang karena kejadiaanya selasa dini hari beberapa anggota masih tertidur sehingga unit tidak bisa langsung berangkat. "Yang pasti tidak benar jika dikatakan kalau kami menunggu hasil pengecekan anggota, kami langsung berangkat ke TKP begitu mendapat informasi," kata Makmur. M4n
|