Bank Jabar Buka Cabang di Balikpapan2011-04-07 00:34:41
BALIKPAPAN, Balikpapan menjadi satu kota paling diincar perusahan-perusahan termasuk perbankan karena dinilai cukup tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi serta banyak bermunculan perusahan-perusahan nasional dan multi nasional termasuk perusahan berbendera asing. Apalagi daerah ini dijuluki pintu gerbang Kalimantan karena memang memiliki banyak kelebuihan jika dibandingkan dengan kota-kota lain di Kalimantan. Hal ini juga menjadikan perusahan perbankan daerah tumbuh begitu subur di Balikpapan, hampir semua bank-bank baik plat mereha maupun swasta besar yang ada di Indonesia semua memiliki kantor cabang di Balikpapan teramsuk beberapa bank internasional juga hadir di Balikpapan. Untuk mweujudkan komitmen akan menjadi 10 bank terbesar di Indonesia, maka salah satu bank daerah yakni Bank Jabar Banten (BJB) namun lebih dikenal dengan sebutan bjb, bank daerah ini sudah hadir sejak 45 tyahun silam dan sudah memiliki puluhan kantor cabang di seluruh Indoensia teramsuk satu kantor cabang di Balikpapan yang diresmikan, Selasa (5/4). Direktur Operasional bjb, Dadang A Suryanto dalam sambutan mengatakan bank Jabar Banten awalnya memang bank pembangunan daerah Bandung, namun karena pertkembangan yang terjadi sehingga pelaksanaan otonomi daerah ikut berperan sehingga Jawa Barat dimekarkan menjadi Jawa Barat dan Banten sehingga tadinya bjb memang hanya ada di Bandung kini sebutan juga diikutkan Bank Jabar Banten. Untuk pulau Jawa keseluruhan hamper semua kota sudah ada cabang-cabang bjb, selain itu bank ini berkembang tidak hanya di Jawa namun melebar sampai ke Sumatera Utara dan pulau Sumatra keseluruhan dan kini merambah pulau Kalimantgan dan Sulawesi, ini artinya bjb mampu menjadi bank yang siap berkembang disemua daerah. Ditanya perkembangan bjb, Dadang mengatakan selama tahun 2010 volume usaha meningkat sebesar Rp.11,035 triliun dari angka sebelum,nya hanya Rp. 32.410 triliun pada akhir tahun 2009, kini menjadi Rp. 43,445 triliun, selain itu dana pihak ketiga ikut berkembang, ini terlihat giro, deposito dan tabungan meningkat sebesar Rp. 8,235 triliun dan Rp.23,718 triliun dan pada tahun 2009 menjadi Rp.31.935 triliun pada tahun 2010. Menurut Dadang, kredit yang disalurkan ikut berkembang dan ini pula menunjukkan kalau bjb benar-benar memiliki komitmen untuk ikut mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah teramsuk koperasi (UMKM), khusus untuk kucuran kredit meningkat sebesar Rp. 4,038 triliun Dari Rp. 19.631 triliun tahun 2009 menjadi Rp. 23.669 triliun ditahun 2010 sedangkan laba sebelum pajak tahun 2010 mencapai Rp. 1,219 triliun dan bjb masuk pada kategori bank sehat. Dibagian lain Dadang juga menyatakan pada tahun 2011 ini bjb telah membuka kantor cabang dibeberapa tempat dan yang pasti ada tiga kantor cabang, 38 kantor cabang pembantu, 3 kantor kas, 5 payment, 6 unit layanan kas mobil dan ada 11 anjungan tunai mandiri (ATM), sedangkan kantor cabang Balikpapan menjadi kantor cabang ke- 48 dan diapstikan ekspansi jaringan akan terus dikembangkan sam pai kedaerah lain di nusantara ini. Masih ditahun 2010 yang akan dilaksanakan ditahun 2011 dan yang sudah termasuk sedang dilaksanakan adalah spin off bank bjb Syariah, perubahan logo dan call name, initial public offering (IPO) dan nanti kita akan lakukan penerbitan obligasi seri VII sebesar Rp. 2 triliun. Selain itu bjb berkomitmen untuk terus memberikan layanan perbankan dengan berbagai kemudahan, kecepatan, kenyamanan serta keramahan seperti layanan weekend banking, Mitra Call bank bjb 14049, Mitra Prioritas, transaksi pengiriman uang, transaksi Real Time Online, Transaksi Devisa sedangkan ATM bjb merupakan multi card ATM yang dapat digunakan diseluruh jaringan ATM yang berlogo ATM bersama dan ATM prima serta dapat bdigunakan untuk pembayaran listrik, telepon, debit card dan lainnya. Hadir saat persmian kantor cabang bjb Balikpapan Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid, SE, mantan walikota Balikpapan H Tjutjup Suparna, Muspida Kota Balikpapan serta undangan lainnya. max
|