Bersihkan Tangi 3 Pekerja VICO TewasDiduga Keracunan Gas saat Dalam Tangki
2011-04-11 09:43:01
Samarinda, Meski menggunakan alat keselamatan yang sesuai standar operasional yang berlaku di VICO Indonesie saat membersihkan tangki penyimpanan minyak 3 orang pekerja Vico Indponesie tewas. Ketiganya ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan saat berada didalam tangki, mereka diduga keracunan gas sisa yang ada didalam tangki saat mereka masuk. Kapolres Kukar AKBP Fadjar Abdillah, didampingi Kasat Reskrim AKP Safi'i Nafsikin kepada wartawan mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterima jajaranya dikabarkan bahwa telah terjadi ecelakaan kerja di lokasi tambang gas VICO Indonesia, terletak di Mutiara Kecamatan Muara Jawa. Akibat kejadiaan ini 3 karyawan yang sempat masuk kedalam tangki tewas sementara 3 lainnya yang berusaha melakukan evakuasi dalam kondisi kritis. " kami masih terus melakukan penyelidikan di lapangan termasuk mencari tau gas beracun yang diduga dihirup para korban, saat ini korban yang meninggal telah diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan, namun sebelumnya para korban sempat dilakukan autopsi,"kata Safi'i. Sementara yang kritis lanjutnya, telah dirawat secara intensif di rumah sakit di Balikpapan. Kami juga belum bisa menjelaskan tentang jenis gas beracun yang diduga terhirup para korban. Para korban yang tewas dalam insiden tersebut, adalah Nana Lapriyadi (40), warga Jl Penegak RT 35 Kelurahan Damai, Balikpapan. Kemudian Agus Salim (26) yang tinggal di Kampung Baru RT 10 Kelurahan Muara Badak Baru, Kecamatan Muara Badak. Dan Suyoko (40), beralamat di Jl Karang Jawa RT 18 Kelurahan Karang Jati, Balikpapan. Sedangkan 3 korban yang kritis, yakni Alimin (42), Luther Kanian (25) dan Abdul Rahim (48). Data sementara kepolisian, diketahui kejadian itu berawal dari pekerjaan Agus Salim yang bertugas untuk mengecek kondisi dalam tangki penampungan cairan di perusahaan itu. Entah bagaimana ceritanya, alat ukur dipegang Agus kemudian terjatuh, masuk ke tangki. Melihat hal itu, secepatnya Agus bergegas masuk ke tangki, untuk mengambil alat ukur tersebut. Namun saat masuk Agus menghirup gas yang diduga beracun. Tak ayal, Agus langsung teler dan tak berkutik. Kejadian itu sempat diketahui rekan kerja Agus, yakni Nana dan Suyoko. Keduanya langsung berusaha menolong masuk ke dalam tangki. Seperti Agus, kedua pekerja itu juga langsung tidak sadarkan diri akibat keracunan gas yang terdapat dalam tangki tersebut. Melihat 3 rekanya tidak segera keluar kini giliran Alimin, Luther dan Abdul yang berusaha masuk untuk memberikan pertolongan, sama dengan 3 rekan yang lain ketiganya juga langsung tak sadarkan diri sebelum sempat melakukan pertolongan. "Kejadian itu sempat diketahui pihak perusahaan yang secepatnya menurunkan tim khusus, untuk mengevakuasi para korban. Tapi belakangan diketahui 3 karyawan, yakni Agus, Nana dan Suyoko, meninggal akibat kejadian itu. Sedangkan 3 karyawan lainnya, yaitu Luther, Abdul dan Alimin, nyawanya masih selamat. Meskipun kondisinya kritis," kata Safi'i. Saat ini lanjutnya ketiga korban selamat it terus dirawat di RSUD Dr Kanudjoso Djatiwibowo, Balikpapan. Sementara itu menurut staf Divisi External VICO Indonesia, Satria Susanto yang dihubungi melalui pesan singkatnya mengatakan bahwa, pihak perusahaan belum memiliki data lengkap maupun kronologi pasti, terkait insiden tersebut. "Nanti begitu datanya lengkap, akan kami sampaikan penjelasannya ke media," kata Satria. M4n
|