Sembilan Dokter Tugas di 6 Kecamatan2011-04-12 00:06:34
TANJUNG REDEB, Sebanyak 8 orang dokter umum dan 1 orang dokter gigi hari ini mengikuti orientasi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau. Sembilan dokter yang masih berstatus pegawai tidak tetap (PTT), ini bakal ditugaskan di puskesmas yang ada di 6 kecamatan, masing – masing selama satu tahun. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Berau, dr Mathius Popang kepada Poskota Kaltim menjelaskan, sembilan dokter ini sebelum menjalankan tugas di puskesmas, mereka terlebih dulu mengikuti orientasi dibidangnya masing-masing . “Sebelum bertugas dokter-dokter ini diberikan pembekalan. Agar ketika melaksanakan tugas bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan mereka bertugas,” katanya. Namun yang terpenting, lanjut mantan Kepala Puskesmas Kampung Bugis ini, mereka ini mengerti tugas pokok sebagai pelayan masyarakat. Dimana karakteristik masing – masing daerah berbeda – beda. Dari 9 dokter itu, 1 dokter akan di tugaskan di puskesmas Kelay, yang sudah ada pelayanan UGD, 1 orang di Puskesmas Segah, 2 orang di Puskesmas Maratua, yang siap melayani 24 jam plus rawat inap, 1 orang di Puskesmas Tubaan, 1 orang di Puskesmas Merancang, dan 2 orang lagi dokter umum dan dokter gigi akan ditugaskan di Puskesmas Batu Putih. Dijelaskan pula, karena para dokter ini masih bersetatus PTT, maka masa tugasnya hanya selama setahun, sesuai dalam surat tugasnya. Setelah itu, mereka akan kembali ke pusat. Sebagai pelengkap sarana prasarana, Pemkab Berau telah menyediakan rumah dinas dan alat transportasi, masing – masing mobil dinas dan kendaraan roda dua. Agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat sekitar. Dari 9 dokter yang bersetatus PTT itu tidak semuanya dari pusat, 3 orang diantaranya dari daerah. Meski demikian, sambungnya, tugas mereka bisa diperpanjang, tergantung kesepakatan yang bersangkutan, mau diperpanjang atau tidak. “Bahkan meraka juga bisa tanpa tes jadi pegawai negeri sipil (PNS). Tapi semua itu kembali kepada yang bersangkutan saja. Kalau mau, nanti kami usulkan ke pusat. Dengan catatan mereka harus mau bertugas di Berau,” ujar Mathius. Namun kata dia, ada juga yang ditawari menjadi PNS tidak mau, lantaran ada beberapa hal menjadi pertimbangan bagi yang bersangkutan. "Tapi tahun 2009 lalu, justru ada 3 dokter mau menjadi PNS, dan sekarang sudah bertugas di beberapa puskesmas," pungkasnya. roz
|