DKP Tanam Terumbu Karang di Muara BadakUntuk Populasi Ikan juga Pengurangan Emisi
2011-04-12 22:06:17
TENGGARONG, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara belum lama ini melakukan uji coba penanaman terumbu karang di kawasan laut Kecamatan Muara Badak, tepatnya di Desa Pangempang. Penanaman terumbu karang tersebut mengingat di lokasi itu terdapat potensi pengembangan terumbu karang yang tentu sangat berguna dalam upaya melestarikan kawasan populasi ikan terutama di sekitar kawasan Muara Badak yang mungkin saja bisa dikembangkan ke wilayah kecamatan lainnya. Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil DKP Kukar, Dadang S Supriatman mengatakan, kegiatan penanaman terumbu karang tersebut dilakukan DKP bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. "Untuk program terumbu karang ini kita bekerjasama dengan teman-teman di Unmul dan kita berharap upaya penanaman terumbu karang ini bisa berhasil dengan baik sebagaimana kita inginkan," kata Dadang. Selain itu, Dadang juga mengatakan dalam program terumbu karang tersebut pihaknya sengaja melibatkan beberapa warga setempat, dengan harapan warga dapat turut serta memahami pentingnya terumbu karang untuk kelestarian laut, sehingga bisa ikut menjaganya. Untuk itu, warga yang dilibatkan sebelumnya diberikan pelatihan teknis transpalantasi karang dan terumbu buatan. Dikatakan, melihat dari kondisi sangat dimungkinkan terumbu karang yang ditanam akan tumbuh dan berkembang. Namun itu akan dilihat dalam beberapa bulan ke depan. "Mungkin dalam beberapa bulan ke depan kita akan melakukan pengecekan terhadap pertumbuhan terumbu karang yang kita tanam, mudah-mudahan bisa tumbuh berkembang dengan baik," harap Dadang. Jika nantinya berhasil, kata Dadang maka selain menjaga kelestarian laut untuk populasi ikan, keberadaan terumbu karang juga akan menyumbang upaya mengurangi emisi terhadap pemanasan global. Hal yang juga dimungkinkan menurut Dadang adalah tidak menutup kemungkinan jika ternyata lokasi terumbu karang terpelihara itu ternyata luas, maka bisa dijadikan kawasan wisata bahari sebagaimana Pulau Derawan di Berau atau bahkan Bunaken. Artinya, banyak manfaat yang akan didapat dengan program penanaman terumbu karang tersebut, termasuk akan menambah obyek wisata bawah laut yang sangat digemari wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. yd ==== foto: Dermaga khusus penyeberangan peserta Penas KTNA di Tenggarong Seberang. Kukar Siapkan Dua Kategori Penyeberangan Peserta Penas KTNA TENGGARONG, Poskota Kaltim Rencana program pelayanan angkutan penyeberangan dalam rangka Pekan Nasional KTNA akan dipusatkan dibeberapa titik Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Ini dimaksudkan agar tak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar jembatan Kartanegara. Ketua Pelaksana Penas KTNA Kukar Haryanto Bachroel belum lama ini mengatakan, peserta penas dari pemondokan Tenggarong dan Loa Kulu akan didrop di dermaga yang telah disediakan serta akan diangkut dengan kapal fery dilengkapi alat pengaman seperti pelampung dan petugas SAR dari Kesbanglimnas. Pemda Kukar juga sudah menyiapkan beberapa darmaga yang tersebar di Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Penyebrangan dibagi menjadi dua kategori yaitu penyeberangan kendaran dan manusia. Untuk kesiapan dermaga penyeberangan orang dari arah Kota Tenggarong meliputi Dermaga Pulau Kumala, Dermaga Pasar Seni, Dermaga Museum, Dermaga Sukmawira, Dermaga Pemda (khusus pejabat dan undangan penting lainnya), areal tambat kapal di Jembatan Tanjung, areal tambat kapal di depan Perum DPRD, dermaga Dinas PU di Km 10 Loa Kulu. Sedang dari arah Tenggarong Seberang, Dermaga Penas di sekitar komplek GOR Aji Imbut, Dermaga Perjiwa, Dermaga Desa Teluk Dalam dan Dermaga Sawit. Kemudian untuk penyeberangan kendaraan akan dipusatkan dari arah Kota Tenggarong melalui dermaga penyeberangan Kampung Baru, Dermaga Penyeberangan Mangkurawang dan untuk kendaraan dari arah Kecamatan Tenggarong Seberang dapat menyeberang di dermaga penyeberangan Desa Perjiwa, dermaga penyeberangan Desa Loa Pari dan dermaga bongkar muat kelapa sawit. “Demi mengantisipasi kemacetan lalulintas, masyarakat Tenggarong dan sekitarnya pada saat pembukaan dan penutupan Penas KTNA, yang akan pergi ke Samarinda diharapkan menggunakan jalur Tenggarong-Loa Janan," kata Bachrol. yd
|