Daerah Harus Selenggarakan Bursa Kerja Online2011-04-14 06:47:20
SAMARINDA, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltim H Aji Sayid Fathur Rahman, mengatakan bahwa kabupaten/kota harus dapat membuat bursa kerja online secara terpadu dengan pihak perusahaan, agar para pencari kerja dapat mengakses kebutuhan tenaga terja sesuai dengan klasifikasi, serta lowongan yang tersedia. “Agar para pencari kerja di daerah yang tersebar di kabupaten dan kota dapat mengetahui tentang informasi lowongan maupun kesempatan kerja, baik yang ada di dalam ataupun luar daerah bahkan di luar negeri. Maka, sebaiknya pemerintah kabupaten dan kota melalui dinas terkait membuat bursa kerja online,” ujar Fathur Rahman. pada Job Market Fair 2011 (JMF/Pameran Bursa Kerja) di Halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim, Rabu (13/4). Selain itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kaltim maupun kabupaten/kota se-Kaltim lebih menggalakkan kegiatan bursa kerja (job fair). Sebagai upaya pemerintah memberikan pelayanan penempatan tenaga kerja dengan cara mempertemukan pencari kerja dan pengguna kerja (perusahaan). Terlebih lagi lanjutnya, kegiatan bursa kerja ini hendaknya digalakkan kalangan swasta, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, dunia pendidikan atau lembaga terkait lainnya sebagai rasa tanggung jawab untuk mengatasi masalah pengangguran. “Pada prinsipnya, pemerintah selalu berusaha membantu dunia usaha agar berkembang dan menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus membantu pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan dan memfasilitasi dalam upaya memenuhi keperluan tenaga kerja,” jelas Fathur Rahman. Sementara itu Kepala Disnakertrans Kaltim H Ichwansyah mengatakan hasil monitoring penyelenggaraan JMF 2011 ini lebih banyak diminati pencari kerja dan meningkatnya partisipasi pengguna tenaga kerja atau partisipasi perusahaan lebih besar dibanding 2010 lalu. Menurut dia, tahun lalu diikuti 68 perusahaan dengan jumlah pencari kerja sebanyak 1.744 orang, sedangkan lowongan pekerjaan yang tersedia 548 orang namun yang diterima hanya 261 orang. Sementara itu untuk tahun ini jumlah perusahaan yang berpartisipasi sebanyak 111 perusahaan dengan pencari kerja sebanyak 2.422 orang, serta jabatan atau posisi yang tersedia 603 jabatan dengan lowongan pekerjaan yang tersedia 1.436 orang. “Diharapkan lowongan yang ada dapat terisi 100 persen dari jumlah pencari kerja yang terdaftar. Dan 111 perusahaan tersebut, diantaranya bergerak dibidang perbankan, jasa financial dan jasa keuangan lainnya, serta pertambangan, alat berat, kontraktor jalan, jembatan dan gedung, perkapalan, perdagangan, asuransi, distributor, automotif, perhotelan maupun property dan subsektor perkebunan,” ujar Ichwansyah.mar
|