RSUD Abdul Rivai Punya Dokter Spesialis Jiwa2011-04-17 03:21:43
TANJUNG REDEB,Sejak jumlah dokter spesialis terus bertambah di rumah sakit umum daerah (RSUD) Abdul Rivai Tanjung Redeb, jumlah rujukan ke keluar daerah semakin dapat diminimalisir. Kini, rumah sakit memilki dokter spesialis baru lagi, yakni dokter spesialis jiwa. Dirut RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb, dr H Munir Naim kepada Poskota Kaltim sebelumnya rumah sakit ini memiliki dokter spesialis sebanyak 14 orang. Tapi, dengan bertambahnya dokter spesialis jiwa, kini rumah sakit memiliki dokter spesialis sebanyak 15 orang. 15 dokter spesialis itu diantaranya, kata Munir, dokter spesialis anak 2 orang, dokter anak 2 orang, penyakit dalam 1 orang, paru 1 orang, radiologi 1 orang, THT 1 orang, mata 1 orang, patologi klinik 1 orang, kandungan 3 orang, saraf 1 0rang dan yang terakhir dokter spesialis jiwa 1 orang. “ Alhamdulillah, semua dokter spesialis ini menetap tugas di Berau. Sehingga pelayanan kami terhadap masyarakat dapat lebih maksimal,” ujarnya. Artinya, lanjut Munir, kini tidak perlu lagi pasien yang membutuhkan pertolongan dokter spesialis yagn ada berobat ke luar daerah. Sebab, keberadaan dokter spesialis ini sudah bisa menangani, khususnya penyakit yang berkenaan dengan keahlian dokter yang ada. “ Jadi keluarga pasien tidak perlu mengkocek kantong lebih dalam, untuk transportasi maupun untuk keperluan lain. Kalau di hitung – hitung biaya bisa diminalisir sampai 30 persen lebih lah,” ujarnya. Namun diakuinya, kendati jumlah dokter spesialis terus bertambah, tetapi bukan berarti dalam kondisi apa pun pasien, tidak semua bisa ditangani di rmah sakit ini. Pasalnya, hal ini berkaiatan dengan keterbatasan peralatan yang ada di rumah sakit. Jika konodisi penyakit pasien tidak terlalu parah, rumah sakit bisa menangani nya. Namun jika kondisi pasien parah, mau tidak mau harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki peralatan yagn lebih lengkap. Alasannya, semakin parahnya kondisi pasien, maka dibutuhkan peralatan yang lebih canggih. “Jadi kalau penyakit ringan ditangani sendiri, kalau berat ya terpaksa kita kirim,” katanya. Saat ini dokter spesialis yang balum dimiliki rumah sakit yaitu, dokter spesialis kulit dan anastesi. Untuk itu, ia berharap tahun ini dua dokter spesialis ini bisa terpenuhi. roz
|