UN Berau Lancar dan Tertib2011-04-19 00:46:05
TANJUNG REDEB, Secara umum, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di Kabupaten Berau berjalan lancar. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau Dra Hj Rohaini MM mengunjungi beberapa sekolah memastikan kesiapan pelaksanaan, Senin (18/4), seperti SMU I Tanjung Redeb, SMK I, SMU Gunung Tabur dan beberapa sekolah lain. Data diterima, seluruh peserta ujian yang melengkapi berkas dan pengambilan nomor, seluruhnya dapat hadir. “Alhamdulillah, seperti harapan kita semua berjalan lancar dan semua peserta bisa hadir,” ungkap Rohaini kepada media ini. Seperti rencana awal pelaksanaan, selain mendatangkkan pengawas dari Unmul sebanyak 19 orang seperti yang telah dilakukan 3 tahun terakhir, pola silang pengawas antar sekolah juga diterapkan, dan dibantu oleh personil dari kepolisian Berau. UAN tingkat Sekolah Menengah umum di Kabupaten Berau diikuti sebanyak 1574 peserta yang terbagi dari 1.037 dari SMA/MA dan 537 dari SMK. Untuk persiapan sendiri, menuurut Rohaini, sudah dilaksanakan proses bimbingan belajar, serta penyiapan mental peserta sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini dikatakan sebagai upaya memaksimalkan kesiapan pelajar mengingat sistem ujian baru tahun ini tidak lagi ada ujian ulangan. “Berbeda dengan tahun sebelumnya, masih ada yang namanya ujian ulangan, kali ini jika dinyatakan tidak lulus ya memang benar tidak lulus. Hanya ada namanya ujian susulan, inipun hanya untuk pelajar yang berhalangan masuk seperti sakit atau kendala lainnya,” jelas Rohaini. Usai meninjau pelaksanaan UN, seperti berita sebelumnya, Disdik Berau mendapat support, saat dihubungi Kepala Disdik Provinsi, Drs H Musyarim MM melalui video conference. Selain menyemangati, Musyarim juga sempat menanyakan kesiapan Disdik Berau. “Tadi kita ditanya masalah kesiapan, jumlah peserta serta masalah lain, Alhamdulillah seperti yang kami sampaikan tadi, pelaksanaan hari ini (Seninn-red) tidak ada masalah berarti,” ungkap Rohaini puas. Selain Kadisdik Provinsi, dalam sambungan Video conference juga ikut serta kepala badan standar pendidikan Nasional (SNP) Eri S, dan Kepala Dewan Pendidikan Drs Bukhari Yusuf. as
|