Hari Pertama Pelaksanaan UN di Kaltim Lancar Diknas Pantau Melalui Telecompren
2011-04-19 01:02:46
SAMARINDA, Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional yang dilaksanakan Senin 18 April 2011 ini untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajatnya (Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Kejuruan maupun SMA Luar Biasa) diwilayah Kaltim berjalan lancar dan aman. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim didampingi staf ahli Gubernur Kaltim bidang pendidikan Bohari Yusuf dan Herutomo mewakili Badan Standar Pendidikan, disela-sela acara teleconpren dengan Kepala Dinas Kabupaten/Kota se-Kaltim yang dilaksanakan di Kantor Dinas pendidikan Kaltim. Bahkan sebelumnya juga dilakukan pemantauan langsung dilapangan tepatnya pemantauan pelaksanaan UN di SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Samarinda. "Kita bersyukur, karena pelaksanaan Ujian Nasional (UN) khususnya di wilayah Kaltim berjalan aman dan lancar, walaupun ada sedikit kendala seperti adanyanya kekurangan halaman soal yg tidak tercetak di SMA negeri 1 Samarinda, bahkan ada yang kurang soal yang terjadi di SMA 1 Paser, tetapi semua itu sudah diatasi dengan cepat oleh petugas pengawas masing-masing sekolah, sehingga pelaksanaan ujian tetap berjalan lancar," kata Musyahrim kepada media ini. Selain itu, kata dia, terjadi juga bencana alam seperti banjir yang melanda Kecamatan Sembakung, sehingga salah satu sekolah yaitu SMA Negeri 1 dengan jumnlah siswa 68 orang tak bisa melaksanakan UN di sekolahnya. Untuk mengantisipasinya, kata dia, seluruh siswa tersebut dipindahkan ke SMP Negeri 1. Dan itu cepat diatasi, sehingga seluruh siswa akhirnya dapat mengikuti ujian nasional. "Dalam acara telecompren yang kita lakukan dengan seluruh kepala dinas kabupaten dan kota menyatakan pelaksanaan hari pertama ujian nasional di seluruh wilayah Kaltim berjalan lancar, hal tersebut tentu berkat kesiapan sekolah dan para petugas pengawas, sehingga kalaupun ada kendala, masalah tersebut cepat diatasi sehingga pelaksanaan ujian nasional tetap berjalan lancar," kata Musyahrim. Sementara itu, Heru Utomo pada acara telecompren, meminta kepada kepala dinas masing-masing kabupaten dan kota, kiranya pada pelaksanaan ujian baik hari kedua maupun hari ketiga, kiranya para petugas pengawas benar-benar mengecek jumlah soal, maupun lembar jawaban, sehingga apabila ada kekurangan tentu cepat diketahui dan cepat pula dilakukan perbaiki. "Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh petugas pengawas, kiranya betul-betul mengecek semua soal begitu pula lembar soalnya, sehingga apabila ada kekurangan cepat diatasi, dengan demikian pelaksanaan ujian nasional berjalan lancar, jangan sebaliknya, karena tidak dicek, setelah pelaksanaan baru ketahuan, dan hal seperti itu tentu saja sangat menggangu kelancaran ujian, belum lagi kerugian waktu yang dialami para peserta ujian, maka dari itu sekali lagi diminta petugas pengawas benar-benar mengecek jumlah soal maupun lembar soal,"papar Herutomo. Seperti diketahui jadwal UN SMA/MA dilaksanakan pada 18-21 April untuk program studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) mata pelajaran Bahasa Indonesia, Biologi, Matematika, Bahasa Inggeris, Kimia dan Fisika. Program studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mata pelaajaran Bahasa Indonesia, Sosiologi, Matematika, Bahasa Inggeris, Geografi dan Ekonomi. Program studi Bahasa mata pelajaran Sastra Indonesia, Matematika, Bahasa Inggeris, Sejarah Budaya/Antropologi, Bahasa Asing.Program studi Keagamaan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Fikih, Matematika, Bahasa Inggeris, Kalam dan Tafsir. Sedangkan untuk SMA-LB dan SMK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggeris. Sementara, jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional di Kaltim untuk SMA/MA/SMALB tahun pelajaran 2010-2011 mencapai 22.402 siswa dengan jumlah sekolah sebanyak 300 sekolah, dengan rincian sebanyak 16.988 siswa dari 147 sekolah negeri se Kaltim. Sementara untuk sekolah swasta berjumlah 153 sekolah dengan jumlah siswa 5.414 siswa.mar
|