Status Poltek Balikpapan Bakal Berubah Jadi Negeri 2011-04-25 00:04:35
BALIKPAPAN,Rencana mengubah status Politeknik Balikpapan (Poltekba) menjadi negeri mendapat sambutan hangat pihak pengelola. Direktur Poltekba Totok Sulistyo mengatakan, kesiapan menghadapi perubahan status menjadi negeri memang sudah dibicarakan lama dan kalau akhirnya sudah ada titik terang, itu akan jauh lebih baik ‘’Dengan segala kesiapan yang ada kami siap jika Poltekba ini dinegerikan dan jika ini benar-benar terealisasikan, maka Poltekba ini menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi (PT) di Balikpapan,’’ kata Totok Sulistyo, kemarin. Dia menambahkan, pihaknya bersama Walikota H Imdaad Hamid, Ketua DPRD H Andi Burhanuddin Solong, bersama Pembina lainnya termasuk Ketua Yayasan Pemkot Balikpapan, Rabu (13/4) lalu sudah melakukan pertemuan dengan Mendiknas, Muhammad Nuh, di Jakarta. Hampir semua persyaratan untuk dinegerikannya Poltekba kita sudah rampung, hanya tinggal beberapa persyaratan saja masih harus segera kami penuhi dan itu menjadi tantangan bagi kami untuk segera merampungkannya sesegera mungkin, tutur Totok didampingi Pembantu Dekan III Poltekba, Bambang Jati Kusuma. Masih menurut Totok, kemungkinan perubahan status Poltekba yang hingga kini dikelola yayasan menjadi negeri akan dilakukan bertepatan dengan pelantikan kepala daerah baru, namun itu masih belum pasti, kami masih perkirakan mudah-mudahan pengesahan Poltekba menjadi perguruan tinggi negeri akan ditetapkan bersamaan dengan serah teriman jabatan Wali Kota Imdaad Hamid kepada Wali Kota terpilih pada 28 Mei nanti. Dengan dinegerikannya Poltekba, lanjut dia, tentunya akan menjadi tonggak sejarah berdirinya perguruan tinggi negeri (PTN) pertama di Balikpapan, sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Balikpapan karena dengan berubahnya Poltekba menjadi negeri, ia berharap, anak-anak Balikpapan yang ingin kuliah tidak perlu ke luar daerah lagi. Apakah setelah berubah menjadi negeri, kucuran dana APBD Balikpapan langsung dihapus, Tota menjelaskan, prosesnya tentu tidak langsung namun yang pasti kalau satu PT didaerah yang selama ini mendapat kucuran dana dari APBD, ketika PT itu menjadi negeri maka pemerintah kota / kabupaten akan menghentikan kucuran dana melalui APBD, tapi masih ada anggaran melalui APBD provinsi selanjutnya anggaran aka nada melalui pos APBN. Lebih lanjut Totok menjelaskan, sejak Poltekba dibuka tahun 2002 silam telah memiliki empat pilihan program studi (Prodi) yang terbagi dalam dua bidang yakni bidang rekayasa dan non rekayasa, bidang rekaysa terdiri dari program studi Teknik Mesin Alat Berat(TMAB), Teknik Elektronika(TE) (Teknik Elektronika Industri,Teknik Telekomunikasidan Teknik Komputer –Jaringan) dan Teknik Sipil (TS), sedangkan bidang non rekayasa adalah program studi Tata Boga (TB). Sejak keberadaan Poltekba di Balikpapan hingga saat ini dan seiring pergantian direktur, jumlah pendaftar terus meningkat, hanya saja kami tetap sesuai kuota yang ada dalam proses penerimaannya, hingga 2010 Poltekba telah meluluskan sebanyak 641 Ahli Madya dan sebagian besar alumni telah bekerja sesuai keahlian mereka, dari data yang ada sudah sekitar 80 persen telah bekerja sesuai keahlian mereka, jelas Bambang Jati Kusuma. max
|