Mucikari Manggarsari Diduga Dirampok dan Dibunuh

2011-04-25  00:05:19

BALIKPAPAN,Kembali, kasus pembunuhan mewarnai kota Balikpapan dan kini lokasinya di Komplek Pekerja Sex Komersial (PSK) Manggarsari, Kecamatan Balikpapan Timur yang sudah ditutup pemerintah kota tahun lalu, namun diam-diam lokasi esek-esek ini ternyata masih tetap beroperasi.
Lokalisasi Manggar Sari sebenarnya sudah dinyatakan ditutup berdasarkan surat walikota Balikpapan ternyata kembali beroperasi dan kali ini terjadi pemunuhan justru menimpah ‘’mami’’ lokasi PSK dan diduga kuat korban dirampok sebab ketika jazad korban ditemukan tidak Nampak satupun barang berharga seperti mas yang biasa dia gunakan sehari-hari.
Wanita bertubuh sintal Mujiati (45), warga Jl. Manggar Damai No 56 RT 15 ditemukan tewas mengenaskan karena ditemukan sejumlah luka dan wajah kiri dan kanan lebam biru tak beraturan. Selain itu, kedua tangannya terikat bersilang ke perut dengan lakban berwarna kuning dan seluruh perhiasan yang biasa dikenakannya raib tak tersisa.
Informasi yang dihimpun media ini mengatakan, sekitar pkl. 12.00 Wita, Senin (18/4) ada beberapa tamu yang datang ke wisma tersebut, mereka memesan minuman keras jenis bir dan saat itu ada tiga orang anak buah Mujiati, Ayu (21), Chintya (24) dan Sri (23) yang melayani tamu-tamu itu.
Kapolresta Balikpapan, AKBP Sabar Supriyono didampingi Kapolsekta Balikpapan Timur, AKP JA Saragih mengatakan, kasus itu tengah dilakukan penyelidikan sedangkan korban meninggal akibat dianiaya memang ada titik terang kearah itu tapi kami masih harus menunggu hasil visum et repertum dari rumah sakit, namun kalau dilihat dari luar tubuh korbnan ada terjadi kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, tapi kita tunggu hasil dari rumah sakit saja.
Dari informasi yang dihimpun media ini, tiga tamu meminta minuman keras jenis bir dan saat itu, Mujiati sedang berada di dalam kamar, begitu pesanan minuman dihidangkan oleh tiga orang wanita PSK dan acara minum-minuman dilakukan di bar kecil yang terdapat di ruang depan wisma.
Tak sampai satu jam, minuman di atas meja habis, kemudian para tamu itu meminta minuman tambahan dan dua WTS, Ayu dan Chintya beranjak menuju kamar tempat Mujiati berada, sebab untuk menambah botol miras baru harus seijin Mujiati.
Kedua wanita muda ini kaget ketika pintu kamar terbuka, mereka melihat bos mereka sudah tewas dengan tangan terlilit lakban serta terlihat sejumlah lebam-lebam di wajah korban.
Di wajah wanita asal Blitar itu lebam biru tak beraturan selain itu dua matanya bengkak bekas dipukul dan yang paling parah terdapat di mata sebelah kanan. Tidak hanya itu, kondisi dua tangannya juga terikat lakban dengan posisi bersilang di atas perut.
Masih menurut Saragih, untuk sementara, dia belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut siapa pelakuknya, anggota sedang bekerja menghimpun keterangan di TKP maupun keterangan saksi, Kapolsekta Timur ini menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan apalagi informasinya masih sepotong-potong.
Kapolsekta Balikpapan Timur ini mengatakan begitu mendengar peristiwa tersebut, polisi langsung bergerak cepat, unit Reserse dan Kriminal Polsek Timur langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), kami sudah memanggil tiga wanita PSK yang ketika itu melayani tiga tamu karena  mereka punya informasi yang sangat berharga. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...