Diduga Akibat Serangan JantungH.Timba Meninggal Saat Teraphy
2011-04-20 00:06:07
BALIKPAPAN, Berniat menyembuhkan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi yang dideritanya, H Timba (68) warga Lawe Lawe RT 15 Penajam Paser Utara (PPU) mendatangi rumah teraphy gratis JalanSukarno-Hatta Km 2,5 Kelurahan Gunung Samarinda untuk diterpahy, dengan harapan bisa sembuh. Namun setelah melakukan teraphy, beberapa saat kemudian H Timba meninggal dunia. Polisi Sektor Balikpapan Utara masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik teraphy Happy Dream, terkait meninggalnya H Timba. Untuk diketahui, korban sudah yang kelima kali mendatangi teraphy itu, petugas kepolisian mengatakan pihaknya sedang meminta keterangan sejumlah saksi sedangkan. Apakah korban tewas akibat teraphy, itu belum bisa diungkap, polisi menunggu hasil visum et repertum dari RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Ahmad Arif, keponakan H Timba, ketika mendengar kalau pamannya meninggal dunia justru Arief masih menjalani terapy karena mempunyai riwayat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi sama dengan pamannya H Timba. Menurut Owner Happy Dream Yoon Sang Woon therapy yang dilakukan Timba kemarin merupakan kali kelima. H Timba datang pagi-pagi sekali, dia datang berdua dengan temannya, Nuhung dan Nuhung juga bermaksud menjalani therapy di Happy Dream dan keduanya baru dapat jatah menjalani therapy di sesi ketiga atau sekitar pukul 12.00 Wita dihari Senin, sebelum dilakukan teraphy, H Timba sudah mengeluh pusing dan ingin muntah, kemudian teraphy dilanjutkan, karena masih munta akhirnya korban langsung meninggalkan tempat teraphy itu. Dibagian lain, Yoon Sang Woon menuturkan sebelum dilakukan teraphy, H Timba sudah mengatakan kalau kondisi tubuhnya dalam keadaan tidak enak namun dia minta agar tgetap diterapy biar sembuh, dalam menjalani therapy ada tiga tahapan masing-masing berlangsung 10 menit namun masih di teraphy sesi pertama H Timba sudah mengeluh pusing. Karena Timba muntah-muntah, salah seorang staf Happy Dream lantas memberikannya minyak kayu putih untuk mengurangi mual, setelah itu, H Timba tak melanjutkan therapy, dia keluar dari Happy Dream dan menyeberang jalan berusaha mencari angkutan kota namun dia langsung jatuh tergeletak di pinggir jalan, oleh warga H Timba, langsung dibawa ke rumah salah seorang warga Sunardi, karena rumahnya dekat dengan tempat H Timbah jatuh selanjutnya dibawa ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, ketika tiba di rumah sakit nyawa Timba tidak tertolong lagi dan langsung dibawa ke Lawe-lawe oleh keluarganya untuk dikebumikan. max
|