Jembatang Penyeberangan Jarang Dilewati2011-04-20 00:16:09
SAMARINDA, Jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki jarang dipergunakan sebagai mana mestinya. Seperti di kawasan Jl Gajah Mada depan Pasar Pagi. selama ini jembatan itu jarang digunakan pejalan kaki untuk menyeberang. Akibatnya jembatan penyeberangan yang dibangun dengan anggaran tidak sedikit ini menjadi mubazir. Pemerintah sudah berupaya maksimal agar pengguna jalan mau menyeberang dengan melintas di atas jembatan penyeberangan. Menurut salah satu pedagang di Pasar Pagi , Solihin bahwa pihaknya prihatin dengan tidak dimanfaatkannya jembatan itu. "Waktu jembatan penyeberangan itu sudah selesai dibuat, banyak sekali yang memanfaatkan jembatan itu sebagai tempat untuk menyeberang ke pasar. Tetapi akhir-akhir ini semakin lama tidak ada pejalan kaki yang mau menggunakan fasilitas yang dibangun Pemkot itu," ucap Solihin. Entah apa penyebabnya hingga membuat sejumlah pejalan kaki yang merupakan pengunjung Pasar Pagi enggan melintas di atas jembatan penyeberangan itu. "Memang masyarakat enggan melintas di atas jembatan itu disebabkan takut dengan pelaku kriminal. Tetapi selama ini saya tidak pernah adanya korban kejahatan di atas jembatan penyeberangan," katanya. Selama ini, kata dia, pejalan kaki lebih memilih menyeberangi jalan langsung di jalan raya, tetapi itu sangat berbahaya. Selain lebih cepat dan tidak terlalu repot harus naik tangga mereka lebih memilih tidak melewati jembatan penyeberangan. Sementara menurut Plt Kabag Humas Erham Yusuf, terkait banyaknya masyarakat yang jarang mengunakan jembatan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk menyebrang di jembatan penyeberangan. Tujuannya, agar tidak terjadi kecelakaan sewaktu menyeberang dijalan raya tersebut. "Saya mengharapkan agar pengguna jalan bisa memanfaatkan jembatan itu untuk menyeberang," tandasnya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...