Perusda Benuo Taka PPU Rencana Drilling Dua Sumur Gas Tambahan2011-06-21 00:10:15
PENAJAM, Perusda Benuo Taka Penajam Paser Utara (PPU) memastikan akan memperpanjang kontrak tahap kedua dengan BP MIGAS terkait pengelolaan migas oleh Perusda Benuo Taka selama enam tahun kedepan, yang dimulai 2012 mendatang. Selanjutnya akan dilakukan pengeboran dua sumur gas baru sekitar sumur gas lama yang selama ini terus berproduksi untuk kebutuhan Perusda Benuo Taka. Menurut Dirut Perusda Benuo Taka Sabudin, bila kontrak baru tahap kedua ini nanti sudah dilaksanakan, maka ada beberapa program prioritas perusda jangka pendek yang harus segera direalisasikan, yaitu pertama melakukan drilling atau pengeboran sumur baru di dua titik blok Gas Wailawi, wilayah Kabupaten PPU, kedua, perusda juga akan membangun pabrik CPO di lokasi Kelurahan Labangka diatas lahan seluas 60 haktare. Menurut Sabudin, kontrak pertama setelah Perusda berhasil mengelola sumur gas selama enam tahun pertama ada menunjukkan hasil yang cukup bagus maka kita berencana lanjutkan kontrak tahap kedua dengan BP MIGAS. Didampingi Direktur Operasional dan Personalia, Perusda Benuo Taka, Andi Askar di Penajam Dirut Perusda Sabudin mengatakan sebenarnya Perusda berkeinginan melakukan servis dua sumur, hanya saja BP MIGAS tak mengizinkan dengan alasan ada persyaratan teknis yang belum memadai sedangkan rencana kontrak tahap dua dengan BP MIGAS tetap jalan. Berapa besar kontribusi yang diberikan perusda kepada negara dalam pengelolaan migas di PPU, Andi Askar mengaku kontribusi migas yang sudah dihasilkan oleh perusda untuk pemasukan kas negara sejauh ini mencapai Rp 10 miliar per tahun, sedang jenis usaha pertambangan baru mencapai Rp 5 miliar dan kedua jenis usaha yang ditangani perusda ini dilakukan dengan sistem bagi hasil. "Kalau hasil penjualan migas kita setor ke kas negara dari Rp 10 miliar, kita dapat bagian Rp 45 miliar, sedangkan dari sektor pertambangan Rp 5 miliar, kita dapat Rp 3 miliar," ujarnya. max
|