Infrastruktur Masih Jadi Idaman2011-06-21 00:13:36
TANJUNG REDEB, Peningkatan infrastruktur masih menjadi pokok idaman masyarakat di Labanan Kecamatan Teluk Bayur. Jalan yang ada saat ini masih tanah dan pengerasan, diminta warga agar segera diperbaiki. Anggota DPRD Berau, Rudi P Mangunnsong mengaku bisa merasakan kesulitan masyarakat setempat, namun tidak tidak menjanjikan bisa mengatasi masalah itu. “Kebijakan anggaran dalam penanganan masalah ini ada pada pemerintah daerah. Dalam hal ini kami selaku dewan sebagai pemberi restu penggunaan anggaran, namun selama itu untuk kepentingan masyarakat kami setujui,” tegas Rudi. Pernyataan itu disampaikan rudi dihadapan masyarakat Labanan dalam resesnya. Rudi mengharapkan ada pemahaman masyarakat terhadap tupoksi wakil rakyat. Anggota Dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengakui ketertinggalan pembangunan di Labanan dibandingkan di daerah ibukota kecamatan terlebih Tanjung Redeb. Keluhan-keluhan yang disampaikan Kepala kampung dan warga dinyatakan Rudi sebagai aspirasi yang memberikan motivasi untuk mendoorong pemerintah mengarahkan pembangunannya ke Labanan. Kebutuhan akan jalan yang layak dikatakan meruakan kebutuhan primer masyarakat pada umumnya. Rudi mengakui, sejauh ini arah pembangunan memang belum merata, namun tetap diminta masyarakat memahami kondisi pengaturan keuangan pemerintah yang dialokasikan dalamberbagai bidang dan banyak daerah lain di Berau. “Apa yang disampaikan ini merupakan masukan berharga, dan untuk itu kita juga harapkan warga bisa merumuskan masukan untuk pembangunan khususnya fisik yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat banyak dan langsung bersentuhan dengan perekonomian masyarakat,” imbau Rudi. Sebab, lanjutnya, banyak usulan dari masyarakat baik secara lisan, surat maupun langsung dengan proposal yang disampaikan kepada instansi terkait maupun dewan, namun setelah dicermati usulan dimaksud tidak masuk dalam kategori mendesak untuk direalisasikan. “Misalnya ngotot minta jalan yang layak untuk perekonomian masyarakat, tapi kenyataannya di sana tidak ada potensi, tidak ada hasil tani atau apapun yang bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat,” jelas Rudi. Dalam penyampaiannya, warga labanan rata-rata mengusulkan peningkatan jalan poros, jalan dalam desa, jalan usaha tani, listrik dan air bersih.“Sebab seperti kondisi jalan RT 9 yang sudah sangat memperihatinkan perlu segera dibenahi karena ini jalan masyarakat,” ungkap kepala kampungya. Selain itu sarana air bersih juga menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Selama ini masyarakat setempat hanya mengandalkan sumber air langsung dari sumur untuk beberapa RT, sementara debit airnya terbatas. Khusus mengenai jalan, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Berau, Ir H Taupan menjelaskan, tahun ini terdapat proyek multiyears yang tercurah untuk peningkatan jalan. “Salah satunya daerah Labanan menuju hulu, segah dan Kelay. Selebihnya dilarikan ke pesisir, “ ungkapnya. Dengan keterbatasan anggaran diminta masyarakat dapat bersabar hingga menunggu hasil akhir penyelesaian pekerjaan. Taupan memastikan baik Tanjung Redeb kepesisir maupun Tanjung kehulu ditargetkan hitam (aspal). as
|