Berharap Pelayanan Lebih Normal2011-04-25 00:05:37
TANJUNG REDEB, Dirut PDAM Tirta Segah Bahriansyah menjelaskan, proyek penambahan kapasitas PDAM Sambaliung yakni pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) saat ini terus dilakukan. Jika selesai, Ia berharap pelayanan kepada ratusan konsumen di Sambaliung dan Tanjung Redeb bisa lebih normal. “Karena penambahan kapasitas itu mencapai 80 liter per detik, dari sebelumnya hanya 50 liter per detik,” ujarnya. Selain itu, yang dilakukan kontraktor saat ini menyelesaikan pemasangan beberapa unit mesin intake di Sungai Kelay. Begitupun dengan pengerjaan di pusat pengolahan air dan resevoar yang lokasinya sekitar 75 meter dari bibir Sungai. Sedangkan untuk pembangunan tangki maupun jaringan, sudah hampir rampung seluruhnya. Sejak dilakukan pengerjaan peningkatan daya produksi PDAM Sambaliung,layanan air bersih kepada pelanggan di Sambaliung maupun sebagian di Tanjung Redeb sangat terganggu. Itu dikarenakan jam operasi PDAM Sambaliung memang terbatas. “Termasuk kualitas air yang diproduksi, belum sepenuhnya sempurna. Karena masih menggunakan sistem lama,” ujarnya. Kapasitas produksi air bersih sebelum dilakukan perbaikan maupun penambahan daya, tidak lebih dari 30 lister per detik. Setelah dilakukan perbaikan dan penambahan mesin, kini menjadi 80 liter per detik. Kapasitas yang baru sebanyak 60 liter per detik, sedangkan IPA yang lama masing-masing 10 liter per detik dan dua unit lainnya kapasitas masing-masing 5 liter per detik. Dari evaluasi yang dilakukan manajemen PDAM, yang terus melakukan pengawasan jalannya pekerjaan, pertengahan April akan dilakukan uji coba dengan memfungsikan seluruh jaringan yang ada, dan melakukan pelayanan ke semua pelanggan. Kalau semua sistem telah berjalan dengan baik, maka selambat-lambatnya akhir April mendatang, IPA PDAM Sambaliung benar-benar akan beroperasi penuh. Wilayah layanan, menurut Bahriansyah, diutamakan pelanggan di Sambaliung yang jumlahnya sekitar 600 Sambungan Rumah (SR) serta ratusan SR lainnya, masuk dalam wilayah kecamatan Tanjung Redeb, yakni sekitar Jl Milono dan kantor bupati. Kualitas air yang diterima konsumen, akan jauh lebih baik. “ Insa Allah semua akan teralisasi, kalau semuanya sudah kelar,” pungkasnya. roz
|