Aparatur Pemerintah Harus Peka

Herlina: Diupayakan Bisa Operasi Gratis

2011-04-26  00:10:48

TANJUNG REDEB, Keluhan  Herlina (24) warga Gang Banjar, RT XI, Kelurahan Gunung Tabur, Kecamtan Gunung Tabur, yang diduga terserang tumor dibagian payudaranya sebelah kiri sebesar bola basket untuk anak – anak, kemarin (Senin 25/4) mendapat perhatian dari Kurniadi SH, anggota Fraksi PDI P DPRD Berau. Menurutnya, aparatur pemerintah harus peka, jangan menunggu laporan.
Pendapat dia, empat bulan bukanlah waktu yang sebentar, minimal ketua RT atau Lurah  setempat harus mencari tahu kabar warganya yang lama tidak pernah terlihat. “ Ya walau pun hanya basi – basi kan bisa bertanya dengan warga yang lain. Apa kabar si itu, kok lama nggak kelihatan,” katanya.
Apa lagi jarak  rumah Herlina dengan ketua RT hanya sekitar 200 ratusan meter saja, sedikit banyak pasti tahu apa yang diderita Herlina. Karena itu ia menilai sebenarnya penderitaan ibu dua anak putra ini sebelumnya dapat dicegah, agar benjolan itu tidak semakin membesar.
“ Karena itu kami menilai Camat dan Lurah harus peka dengan persoalan warganya. Janga hanya duduk diam menungu laporan di meja,” imbunya.
Ia memaklumi jika Herlina tidak tahu prosedurnya seperti apa supaya mendapat bantuan pengobatan gratis, mengingat SDM yang bersangkutan sangat rendah. Sehingga tidak tahu apa yang harus dilakukan, agar penyakit yang dideritanya dapat sembuh tanpa mengeluarkan biaya.
Nah, inilah saatnya aparatur pemerintah hatinya bergerak, bagaimana berupaya bagaimana meringankan biaya pengobatan, atau operasi secara cuma – cuma terhadap wanita yang suaminya bekerja serabutan ini.
“ Jangan kan untuk berobat, untuk makan saja susah mereka,” ungkapnya.
Oleh sebab itu ia berharap aparatur pemerintah, organisasi wanita, salah satunya PKK atau Dinas Pemberdayaan Perempuan (DPP), Dinas Sosial  turun ke lapangan, melihat langsung kondisi Herlina.
Untuk memberi suatu harapan, agar ibu dua putra ini ada semangat hidup. Mengingat dia mempunyai dua anak kecil – kecil, yang masih membutuhkan perhatian dan kasi sayangnya.
“ Khusus PPK dan DPP hatinya tergugah. Mengingat organisasi dan dinas ini notabennya pemerhati kaum wanita, yang sama – sama mempunyai naluri sebagai seorang ibu,” harapnya.
Sementara itu Safruddin B Lurah Gunung Tabur saat menjenguk Herlina di rumahnya kepada Poskota Kaltim  mengaku baru tahu,  jika Herlina menderita seperti ini. Kalau saja ketua  RT XI dan Jalil salah seorang kader PDI P tidak melapor kepadanya, dia tidak tahu.
Ia juga mengaku sedikit kesulitan mengurus perlengkapan Herlina agar mendapatkan pengobatan gratis. Sebab, KTP yang bersangkutan mati sejak tahun 2005, dan yang bersangkutan juga KTP nya Mantaritip. Sehingga harus dicarikan NIK nya dulu.
“ Tapi itu tidak masalah, Insa Allah dalam satu hari semua kami urus selesai. Agar segera mendapatkan pelayanan gratis sampai sembuh,” katanya.
Jadi, lanjut Safruddin, untuk saat ini diusahakan pengobatan tetap jalan, sementara pengurusan  administrasinya terus jalan. “Semoga semua urursannya lancar, agar Herlina segera mendapat pertolongan,” pintanya. roz                                             

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...