Traffic Light Mati tak Segera DiperbaikiDishub Akui ada Kendala Teknis
2011-04-26 00:18:26
SAMARINDA,Sejumlah traffic light di Kota Samarinda disesalkan sebagian warga, karena fungsinya kurang maksimal. Padahal traffic light sangat penting untuk mengatur lalu lintas di jalan raya. Dari pantauan media ini, beberapa traffic light yang tak berfungsi maksimal seperti di simpang Jl PM Noor- Jl DI Panjaitan, simpang Jl Diponegoro-Jl Imam Bojol dan beberapa ruas jalan lainnya. Tampak beberapa diantaranya traffic light hanya sekadar pajangan, karena pengendaranya mengabaikan pengatur lalu lintas itu. Sebagian lagi karena lampu traffic light dibiarkan mati. "Sayang saja, ada traffic light tapi masih diabaikan pengguna jalan. Mungkin gara-gara sering mati," ujar Yanuar, seorang warga Lempake saat melintas, Senin (25/4). Begitu pula traffic light di Jl M Said yang memang benar-benar sangat mubazir. Sebab, pemasangannya tepat di Jl M said, sementara ada lagi traffic light di simpang Jl MT Haryono-Jl Tengkawang yang jaraknya hanya beberapa meter saja. "Makanya pengguna jalan sering tabrakan dan macet di simpang Jl MT Haryono-Jl Tengkawang," kata udin, warga setempat. Plh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Mulyadi Agil membenarkan beberapa traffic light di Kota Samarinda memang masih belum berfungsi maksimal. Namun pihaknya akan terus berupaya melakukan perbaikan dan mensosialisasikan tertib lalulintas. "Total traffic light ada 39 unit. Beberapa diantaranya belum digunakan para pengguna jalan karena ada kendala teknis. Selain itu kesadaran pengendara cenderung rendah. Untuk itu nantinya harus didampingi petugas," katanya. Hal teknis dimaksud seperti di simpang Jl Sultan Hasanuddin-Jl KH Harun Nafsi yang settingan lampunya masih kurang pas. Kemudian di Jl M Said yang memang harus dikaji lagi, karena berdekatan dengan Jl MT Haryono. "Kami akan mengusahakan dalam waktu dekat traffic light di Samarinda bisa segera diperbaiki, agar lalulintas menjadi lancar," tandasnya. aon
|