Masyarakat Diimbau Waspadai Ulat Bulu2011-04-26 00:24:20
SAMARINDA, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim M Syafak Hanung mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan selalu siaga terhadap gatal-gatal yang terjadi di kulit akibat serangan ulat bulu yang juga sudah mewabah di sejumlah daerah di Kaltim. "Penanganan kesehatan warga di Desa Tanjung Berukang, Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), yang terkena gata-gatal akibat serangan ulat bulu yang telah mencemari air dan pemukiman warga, penanganannya sudah maksimal yang bekerjasama dengan kabupaten kota,"kata Syafak Hanung kepada media ini Senin (25/4). Menurutnya, kini kondisi kesehatan dan masyarakat sudah membaik jika dibandingkan dengan sebelum mendapat perawatan medis dari Puskesmas Pembantu (Pusban) setempat. “Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kukar untuk menangani kesehatan warga di desa Tanjung Berukang, Kecamatan Sepatin karena daerah itu masuk wilayah Kabupaten Kukar,” ujar Syafak Hanung, Kamis (21/4). Sejak adanya laporan bidan di Puskesmas Pembantu pada Desember lalu, lanjutnya, pihak dinas kesehatan melalui Pusban Tanjung Berukang melakukan pengobatan intensif, di antaranya memberikan obat anti alergi dan jenis obat antibiotik. Syafak juga memberikan imbauan kepada warga yang terserang ulat bulu untuk segera membawa korban ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu cara sederhana atau pertolongan pertamanya adalah dengan cara menghilangkan bulu ulat yang menempel di kulit, kemudian dicuci dengan air hangat kuku dan sabun untuk membersihkan sisa racun. Setelah itu, mengoleskan garam selama lima menit kemudian mengolesinya dengan minyak kelapa untuk mengurangi bengkak. "Jadi bagi yang terkena bulu ulat, usahakan jangan digaruk, tetapi cepat dibawa ke Puskesmas atau Puskesmas Pembantu dan segera diberikan pertolongan pertama seperti yang saya jelaskan,"tandasnya.mar
|