Dana Rehabilitasi Hutan Berau Terparkir Rp 150 M

2011-04-28  00:11:46

TANJUNG REDEB,Ini benar mengejutkan! siapa sangka ditengah kondisi kesulitan mencarianggaran, tersiar kabar  Berau memiliki anggaran rehabilitasi hutan terparkir dengan angka fantastis mencapai Rp 150 miliar.
Dikonfirmasi tentang  kebenaran hal  tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Berau, Anwar membenarkan hal itu,” Saya  mendengarkan  sendiri  dari  penuturan Kepala Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Departemen Kehutanan menyebutkan masih ada dana  terparkir  dalam jumlah besar  dan  belum  dipergunakan untuk rehabilitasi hutan,”ucap  Anwar.
Anwar  mengatakan dalam kunjungan  bersama rombongan  Komisi  III  DPRD   Berau  belum lama,  Dephut  serta dewan sama  merasa kaget  besaran dana  untuk rehabilitasi hutan tersisa dalam  jumlah besar.
Rasa  kaget itu  lebih pada  minimnya informasi  tentang program dan ketersediaan dana termasuk daya    tanggap   instansi  berwenang di Berau yang  belum kuat ,”Kok bisa begini dan anehnya Dinas  Kehutanan  Berau kok sampai tidak tahu ada  dana besar terparkir dan tidak termanfaatkan,”tegas  Anwar.
Menurut  Anwar   besar anggaran terpakir  itu   tidak singkron  dengan kondisi  kerusakan   hutan  akibat pertambahan serta  eksploitasi  pertambangan,”Karena  tidak singkron  dari pada terlambat  segera ajukan  permohonan  anggaran untuk rehabilitasi hutan,”ucap Anwar.
Agar  lebih cepat Anwar  meminta  Dishut   Berau segera melakukan pemetaan  terhadap  kerusakan hutan  di daerah ini.
Namun,  aku Anwar,   tetap  berharap  agar Dishut   lebih berhati hati  melakukan pemetaan.Sikap kehati-hatian itu  dikedepankan  mengingat saat  ini  Rencana  Tata  Ruang Wilayah  (RTRW)  Kabupaten Berau belum usai  dibahas   di tingkat  provinsi.,”Agar   tidak  bermasalah kemudian hari  tentu harus berhati-hati,”pinta  Anwar.
Terpisah, Kadishut  Berau,  Darwis,  mengaku siap mengajukan permohonan rencana rehabilitasi hutan Berau untuk beberapa wilayah yang masuk kategori. Namun untuk persiapan, menurutnya perlu ada kehati-hatian mengingat masih banyak hutan yang berstatus Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK).
Darwis berencana  menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM)  demi  kelancaran program. “Sambil menunggu RTRW Kabupaten turun, kita  siapkan SDM agar  ke depan program bisa berjalan tertata dan terprogram,” ujarnya. hel/as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...