RUU 17/2008 Pacu Pelindo Beri Layanan Profesional

2011-05-02  00:04:01

BALIKPAPAN,Pemerintah DPR-RI terus  mempelajari rencana revisi UU 17 tahun 2008 tentang Pelayaran yang ditargetkan akan selesai pada Mei 2011 mendatang dan mulai berlaku kendati masih perlu dilakukan sosialisasi dengan harapan masyarakat umum, pengusaha pelayaran dan perusahan pemilik kapal serta perusahan swasta memahami dan mengeri terkait UU dimaksud.
‘’Selama ini, dikesankan kalau PT Pelayaran Indonesia (Pelindo) menjadi satu-satunya perusahan BUMN yang memiliki kewenangan penuh di kepelabuhanan dan banyak pos yang harus masuk dan menjadi tanggungjawab PT Pelindo termasuk di Cabang Balikpapan. Pihak swasta tidak bisa berperan lebih leluasa, namun dengan rencana revisi UU 17/2008 maka terbuka peluang bagi swasta untuk ikut berkiprah di bidang kepelabuhanan bersama PT Pelindo,’’ kata salah seorang pengurus Pusat Bongkar Muat (PBM) Pelabuhan Semayang, Sabtu kemarin.
Dia mengatakan, selama ini terkesan memang pelabuhan dan aturan yang ada menjadi wewenang PT Pelindo IV, pihak swasta tidak bisa berkolaborasi dengan Pelindo, apalagi yang namanya pembangunan pelabuhan, padahal saat ini kebutuhan pelayanan kepelabuhanan sudah saatnya swasta ikut terlibat.
‘’Selama ini peran swasta tidak nampak di pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indoensia teramsuk di wilayah kerja PT Pelindo IV Cabang Balikpapan. Swasta yang ingin berkolaborasi sama sekali tertutup karena memang aturannya begitu tapi dengan direncanakan akan dilakukan revisi UU dimaksud maka peran swasta mulai masuk diwilayah kepelabuhanan termasuk layanan pandu dan tunda, mudah-mudahan revisi UU itu bisa cepat direalisasikan,’’ katanya menambahkan.
Ditanya dengan adanya revisi UU 17/2008 pasti sangat berpengaruh terhadap perolehan pendapatan PT Pelindo, pengusaha jasa bongkar-muata ini juga membenarkan hal itu. Namun masih memerlukan waktu, sebab ketika UU itu sudah tuntas masih dibutuhkan waktu untuk sosialisasi dan diperkirakan tahun depan UU yang dibaharui itu akan bisa diberlakukan.
‘’Kalau dikatakan hadirnya UU yang diperbaharui itu akan mempengaruhi penghasilan PT Pelindo, itu benar, olehnya perusahan plat merah itu mulai mempersiapkan diri untuk memperbaiki kinerja di lapangan dan memberlakukan sistim yang disesuaikan dengan apa yang diinginkan melalui UU 17/2008,’’ kata pengusaha yang tidak mau disebutkan namanya.
Kedepan, katanya lagi, dengan adanya revisi RUU 17/2008 maka dipastikan PT Pelindo harus bisa menyikapi dengan meningkatkan layanan yang lebih professional, memberikan berbagai informasi yang transparan serta meningkatkan layanan baik dipelabuhan maupun pelayanan lainnya sehingga pemakai jasa kepelabuhanan tetap menggunakan dan memilih jasa pelindo, bukan yang lain, ini penting untukj bisa dipahami khusus internal PT Pelindo.
Salah seorang staf PT Pelindo IV saat ditemui di pelabuhan Semayang membenarkan kalau RUU 17/2008 akan sangat berpengaruh terhadap peran dan target penerimaan PT Pelindo secara keseluruhan, karena revisi UU itu akan mengikat semua aturan yang selama ini dijalankan secara monopoli PT Pelindo. "Tapi kami tentunya tidak diam, sudah mempersiapkan berbagai strategi untuk menyikapi UU yang dibaharui itu, pokoknya PT Pelindo siap bersaing dengan swasta dibidang kepelabuhanan," katanya.
Ditanya kisaran berapa besar penerimaan PT Pelindo akan berkurang akibat penerapan UU 17/2008 yang sudah diperbaharui itu, pejabat pelabuhan ini mengatakan pasti cukup besar, karena ada beberapa pos yang nantinya akan dibuka bagi swasta, tinggal pemakai jasa yang akan memilih menggunakan operator mana yang menguntungkan bagi mereka. "Namun pastikan akan ada sejumlah penerimaan yang bakal hilang dari kantong PT Pelindo," akunya.
Ada sejumlah pos yang selama ini menjadi wewenang penuh PT Pelindo disemua pelabuhan yang ada di Indoensia, seperti layanan labuh, tambat, pandu dan tunda dan ada dua layanan yang cukup memberikan kontribusi besar dimasing-masing pelabuhan yakni pandu dan tunda.
Genarl Manager PT Pelindo IV Cabang Balikpapan, Heru Bhakti Fireno ketika ditemui di kantornya sedang berdinas di Makassar. "Kemungkinan Senin depan bapak sudah ngantor," kata seorang staf di Kantor Besar PT Pelindo IV Balikpapan, baru-baru ini. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...