Pengusaha Bantu Barang dan JasaPartisipasi Sukseskan Penas KTNA di Kukar
2011-05-02 00:17:51
TENGGARONG, Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII di Kutai Kartanegara yang akan berlangsung pada 18-23 mendatang, sejumlah pengusaha di Kutai Kartatengara menyatakan kesediaan berpartisipasi dalam bentuk bantuan barang dan layanan jasa. Pembiayaan pelaksanaan Penas KTNA di Kutai Kartanegara cukup besar dan menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Meringankan beban itu, salah satu langkah pemkab adalah melalui penggalangan partisipasi pihak ketiga yaitu para pengusaha yang beroperasi di wilayah Kukar. Untuk APBD 2010 hingga 2011, sudah Rp 120 miliar uang rakyat di Kukar yang dikucurkan untuk mempersiapkan pelaksaan Penas KTNA XIII. Namun dana sebesar itu masih belum cukup juga untuk menutupi kebutuhan akan pelaksanaan event berskala nasional bahkan internasional tersebut. Untuk itulah Pemkab bersama Panitia Penas KTNA XIII Tingkat Kukar menggelar pertemuan dengan para pengusaha di Ballroom Sasono Mulyo Hotel Le Meridien Jakarta, Jumat (29/4) malam lalu. Pertemuan pengusaha se-Kukar ini dipandu Bupati Hj Rita Widyasari dan Ketua Penas KTNA Kukar, Haryanto Bachroel, diawali jamuan makan malam dan diakhiri penyampaian komitmen kesiapan pengusaha berpartisipasi mendukung Penas KTNA. Selain para Direktur dan Manajer perusahaan, tampak Ketua DPRD Salehuddin, unsur Forum Konsultasi Kabupaten (Forkob), sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan jajaran Panitia Penas KTNA Kukar lainnya juga hadir dalam pertemuan tersebut. Bupati Kukar, Rita Widyasari mengawali pertemuan dengan menjelaskan tentang tugas pemkab sebagai tuan rumah bagi 30 ribu lebih peserta Penas KTNA XIII. Menurutnya, waktu yang tinggal sebulan lagi untuk pembukaan Penas, atau tepatnya 18–23 Juni 2011 mendatang harus difokuskan pada persiapannya. Dikatakan, pelaksanaan Penas KTNA di Kukar yang dihadiri Presiden SBY merupakan event penting yang harus dimanfaatkan secara berhasil dan berdaya guna bagi kepentingan stakeholder maupun pembangunan di daerah ini. Dengan demikian, tidak ada alternatif lain kecuali bertekad mensukseskan Penas KTNA sebagai ajang promosi sekaligus pertaruhan harga diri daerah. Oleh sebab itu partisipasi dan kontribusi semua pihak terhadap suksesnya Penas sangat diharapkan sekali. Lanjut bupati, dukungan pembiayaan pihak ketiga akan meringankan beban keuangan daerah yang semakin berat dalam menjaga kointinuitas jalannya roda pemerintahan. Pengusaha yang ingin berkontribusi diharapkan tidak dalam bentuk uang, namun berupa barang siap pakai dan jasa lainnya yang masih diperlukan panitia pelaksana. Pasalnya menurut bupati, jika bantuan dalam bentuk uang maka administrasi pertanggungjawabnya sangat panjang disamping meminimalisir kemungkinan terjadi penyalahgunaannya. Sementara Ketua Penas KTNA Kukar, Haryanto Bachroel mengatakan, bantuan dari pengusaha itu adalah berupa baliho, umbul-umbul, spanduk, balon udara dan tempat sampah. Bantuan lainnya kendaraan angkutan berupa bus, tangki air dan ponton untuk penyeberangan peserta. Haryanti Bachroel mengatakan, untuk tangki air ini dibutuhkan 175 buah sedang mobil bus 75 unit. Dijelaskan, tangki air akan disebar di pemondokan peserta Penas KTNA. Sedang Bus sebagai mobilitas peserta Penas dari pemondokan ke Gelanggan Olahraga (GOR) Aji Imbut di Tenggarong Seberang. Untuk umbul-umbul, spanduk dan baliho, lanjutnya, dipasang mulai Km 25 Samboja hingga GOR Aji Imbut sebagai lokasi pusat kegiatan, juga tempat lain yang strategis. Para pengusaha yang siap membantu panitia pelaksana Penas KTNA Kukar dipertemuan ini berasal dari kontraktor bangunan, rekanan pengadaan barang dan jasa, pengusaha tambang batubara dan migas, perkebunan hingga yang bergerak di sektor usaha kehutanan. yd
|