Taman Burung Tak Kunjung Rampung

Salah Perencanaan ?

2011-05-03  00:09:04

TENGGARONG, Taman Burung di obyek wisata Pulau Kumala yang dibangun sejak beberapa tahun lalu, hingga kini tak kunjung rampung. Beberapa kalangan mempertanyakan apakah ada kesalahan dalam perencanaan sehingga pembangunan sarana wisata tersebut terkesan menggantung.
Seperti diketahui, pengembangan obyek wisata Pulau Kumala yang sejak pengelolaannya ditangani pihak ketiga, yakni El John, nama obyek wisata andalan Kutai Kartanegara tersebut berganti nama menjadi Parai Kumala Island.
Memang dalam pengelolaannya, El John harus melakukan berbagai pembenahan terhadap sarana wisata yang ada, baik memperbaiki atau rehab termasuk menambah sarana yang dianggap El John yang berpengalaman di bidang pariwisata itu dibutuhkan untuk perkembangan Pulau Kumala ke depan.
Namun tidak semua menjadi tanggungjawab El John, diantaranya sarana wisata Taman Burung.
Sarana wisata yang rencananya diisi dengan sejumlah jenis burung di nusantara khususnya Kaltim, terutama jenis Burung Enggang sebagai burung khas tersebut dibangun sebelum Pulau Kumala dikelola El John.
Karena merupakan proyek lanjutan pemkab, maka sudah menjadi kewajiban Pemkab Kukar melalui Dinas pariwisata dan Budaya merampungkan pembangunannya.
Pihak Dinas Pariwisata mengakui pembangunan lanjutan Taman Burung itu terkesan lamban, itu dikarenakan kucuran dana yang sangat minim, bahkan dikatakan, Dinas Pariwisata sempat tidak mendapatkan pos anggaran untuk proyek yang mestinya dianggarkan tiap tahun.
Sebagai dinas terkait, Dinas Pariwisata mengaku hanya melaksanakan. "Jika dianggarkan, maka kita laksanakan sesuai dengan  kemampuan dana yang tersedia," kata salah satu staf Dinas pariwisata dan Budaya Kukar kepada Poskota Kaltim belum lama ini.
Diungkapkan, pihak dinas selalu mengusulkan anggaran yang memadai untuk merampungkan pembangunan Taman Burung, tapi selalu dipangkas di Panggar Dewan.
Padahal menurut dia, proyek pembangunan Taman Burung itu bukan usulan Dinas Pariwisata melainkan usulan DPRD priode sebelumnya.
"Proyek Taman Burung itu bukan usulan kami, melainkan usulan dari dewan. Kami hanya diperintah untuk melaksanakan," sebutnya.
Sementara, lanjut dia, anggota dewan yang sekarang ini selalu mempertanyakan dana yang dibutuhkan untuk penyelesaian proyek Taman Burung dimaksud sangat besar besar. Bahkan menyayangkan kenapa proyek tersebut ada.
Untuk anggaran tahun 2011, dikatakan Dinas Pariwisata hanya mendapat sekira lima miliar rupiah, sementara penyelesaian proyek tersebut butuh dana diperkirakan Rp 30 miliar. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...