Beri Kemudahan Guru TerpencilDisdik Programkan Rumah Dinas
2011-05-03 23:41:48
TANJUNG REDEB, Memenuhi standar Nasional sesuia PP 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, Dinas Pendidikan Berau merefleksikannya dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Berau, Hj Rohaini secara bertahap akan diprogramkan pembangunan rumah dinas bagi guru-guru yang berada di desa-desa terutama yang terpencil. Menurut Rohaini, upaya tersebut untuk mengurangi beban guru-guru yang mengajar. “Kita berikan kemudahan mereka, karena disadari banyak keluhan guru yang jauh-jauh itu adalah tempat tinggal, akhirnya dijadikan alasan untuk sering-sering pulang ke kota,” sebutnya. Sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada tenaga pengajar, dalam setiap tahun diupayakan mampu merealisasikan minimal 1 rumah guru ditiap desa, dan 6 desa tiap Kecamatan. Ditegaskan, Disdik tidakmemberikan perlakuan berbeda antara guru perkotaan dengan guru pedalaman. Bahkan jika mau dibandingkan, perhatian terhadap guru di desa terpencil dan sangat terpencil sangat besar dicurahkan, khususnya masalah kesejahteraannya. Insentif guru terpencil saat ini sebesar Rp1.350.000. Namun jumlah itu kembali diusulkan Disdik agar bisa ditingkatkan menjadi Rp 2 juta. Kecemburuan sosial yang banyak menjadi pemicu antara guru di perkotaan dan di pedesaan, bukan merupakan sebuah alasan untuk meninggalkan tugas. Rohaini menegaskan, saat ini tidak ada lagi alasan guru-guru pedalaman yang mengaku tidak betah. Pasalnya, dalam sumpah jabatan sudah diikrarkan untuk mengabdi dan bersedia ditempatkan dimana saja. “Apalagi masalah tempat tinggal, sudah kita upayakan pembangunan rumah dinas guru, jadi kalau alasan tempat tinggal Insya Allah kedepan tidak ada lagi, tinggal kembali kemental oknumnya,”ujarnya. Hal menarik disampaikan Rohaini, mengenai penampilan guru-guru di pedalaman yang “alakadarnya”. Perbedaan itu kerap membuat Rohaini langsung memberikan kritikan langsung mengenai penampilan seorang guru. “Style seorang guru harus rapi, bersemangat, kalau kelihatannya saja sudah loyo begitu bagaimana mau ditiru dengan muridnya untuk semangat belajar. Penampilan guru bisa menunjang semangat murid saat belajar,” tandas Rohaini. as
|