Satpol PP Tertibkan PKL Malam Hari

Hindari Bentrok dengan PKL Liar

2011-05-03  23:53:21

SAMARINDA, Untuk menghindari bentrokan fisik saat melakukan penertiban, Satpol PP Kota Samarinda mengelar operasi penertiban pada malam hari. penertiban ini dipusatkan di depan Pasar Segiri dan depan Pelabuhan Peti Kemas Jl Yos Sudarso. Sebab itu penertiban di sejumlah kawasan yang dinilai rawan bentrokan ini sengaja dilakukan pada malam hari.
Menurut Kepala Satpol PP Kota Samarinda H Ruskan setelah melakukan diskusi dengan seluruh stafnya untuk mencari jalan keluar menertibkan kawasan PKL liar, pihaknya melakukan penertiban pada malam hari. Saat penertiban semalam, terlihat banyak tenda dan kayu tersebut berada diatas parit.
"Kami sengaja membongkarnya pada tengah malam sebab menghindari bentrok dengan PKL liar," kata Ruskan, Senin (2/5) malam.
Ditambahkan Ruskan, dalam penertiban tersebut terlihat diparit banyak sampah yang menumpuk. Inilah yang menyebabkan air tidak bisa mengalir dengan lancar. Satpol PP Samarinda mengerahkan sebanyak 200 orang dibantu dari Polresta Samarinda dan Satpol PP Provinsi.
Seperti diketahui di kawasan Jl Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, yang perlu pengawasan dan pengamanan penuh. Terbukti dalam penertiban pada malam hari tidak ada satu orangpun yang melarang dan membuat kericuhan saat penertiban tersebut.
"Kami lakukan pukul 10.00 Wita untuk menghindari bentrokan fisik. Dan dalam operasi ini juga dilakukan penertiban secara diam-diam, tanpa mengabarkannya terlebih dahulu kepada publik," ungkap Ruskan.
Menurut Ruskan, langkah ini terbilang baik. Pasalnya Satpol PP tidak mengiginkan adanya jatuh korban di kedua belah pihak, sehingga dapat merugikan.
"Sebelumnya kami sudah memberikan waktu dan kesadaran pedagang terutama pemilik warung, agar bisa membongkar sendiri tempatnya berjualan. Tapi hingga operasi penertipan ini para PKL liar belum juga membongkarnya dengan terpaksa petugas membongkar," kata Ruskan.
Walau demikian, upaya persuasif dengan pedagang sudah dilakukan Satpol PP hingga tenggat waktu 1 minggu yang diberikan terhitung sejak Senin lalu. "Kami sudah meminta pedagang pindah, dengan mencari sendiri lokasi baru. Kami tidak menyediakan lokasi lainnya karena memang tidak ada lokasi yang diperuntukan bagi pedagang yang ada di kawasan tersebut (Jl Yos Sudarso, Red)," ujarnya.
Dalam operasi yang sasarannya PKL liar ini sebelumnya petugas Satpol PP Samarinda melakukan razia ke tempat Karaoke yang berada di Mall Lembuswana. Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan sebanyak 14 orang yang terdiri dari 13 pria dan 1 wanita yang tidak memiliki identitas (KTP). Akhirnya para 14 orang tersebut dibawa keatas truk untuk diproses dikantor Satpol PP untuk ditindak secara tegas yang telah diatur dalam Perda Nomor 34 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Admini-strasi Kependudukan dan Catatan Sipil. Karena itu mereka dikenakan sanksi administrasi dan pembinaan.aon

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...