Pembantu Curi Perhiasan Majikan

2011-05-03  23:56:12

SAMARINDA, Hati hati jika menerima seseorang untuk berkerja dirumah anda. Karena saat ini di Samarinda sedang beroperasi sindikan pencurian dengan modus menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT).
Ema Rahayu, warga Jl Grilya Gang Perjuangan RT 03 No 6 mengaku menjadi korban pencurian oleh PRT yang baru direkrutnya 9 hari lalu.
Kepada Poskota Kaltim, Ema Rahayu mengatakan Hasanah pembantu yang baru diterimanya berkerja itu mengaku berasal dari Dusun Sidomukti Kecamatan Babat Kotamadya Lamongan.
Waktu meminta pekerjaan dia mengaku baru saja ribut dengan kakaknya, karena kasihan Ema akhirnya menerima Hasanah untuk berkerja.
"Pertimbanganya adalah pelaku adalah wanita muslim yang taat, selain mengenak jilbab tata bahasa yang diucapkan juga cukup santun," kata Ema.
Namun ibu dua orang anak ini mengaku tidak menyangka karena dibalik penampilanya ternyata pelaku memiliki niat busuk.
Disinggung mengenai kronologis kejadiaan hingga barang barang perhiasan emas dan uang kontan senilai Rp400 juta ini hilang digondol pelaku, Ema mengatakan bahwa saat kejadian dirinya bersama keluarganya sedang berada diluar.
"Saya bersama suami keluar ke pasar, sedangkan anak pertama aya menjemput adiknya disekolah, namun itu tidak lama," kata Ema.
Saat kembali ke rumah, pelaku ternyata sudah tidak ada dirumah. Ema dan keluarga mencoba mencari diseputaran kampung, namun ternyata tidak ada.
Awalnya Ema menduga PRT tersesat, namun saat ada warga yang mengaku melihat pelaku bersama laki-laki, Ema pun langsung curiga.
"Saya langsung buka lemari penyimpanan uang dan perhiasan, hasilnya ternyata seluruhnya hilang dibawa pelaku," kata Ema yang mengaku mengumpulkan perhiasan itu sedikit demi sedikit dari usaha yang dirintis bersama suaminya.
Suaminya, kata dia, sudah mencoba melakukan pencarian hingga ke kampung halamanya di Lamongan, namun ternyata KTP yang diberikan adalah KTP Palsu. Warga yang tinggal dialamat yang bersangkuta ternyata tidak kenal pelaku.
Atas kejadian itu, kemudia Ema melaporkan ke polisi, agar pelaku dapat segera ditangkap.
Sementara itu Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Arkan Hamzah didampingi Kasat Reskrim Kompol Arif Budiman Sik mengatakan bahwa jajaranya saat ini masih melakukan penyelidikan.
"Data data pelaku sudah kami kantongi, dan saat ini anggota dilapangan masih melakukan penyelidikan dan menghubungkan kasus ini dengan kasus lainnya yang kemungkinan ada kemiripan," kata Arif.
Menurut dia, kepolisian mencoba melakukan penyelidikan, apakah ini merupakan salah satu modus baru kejahatan pencurian yang memanfaatkan profesi PRT untuk masuk ke rumah korbanya.
Karena itu, dia berharap agar masyarakat berhati-hati jika menerima seseorang untuk berkerja. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...