KONI Kaltim Ajukan Anggaran Rp 100 Miliar2011-05-04 00:07:33
SAMARINDA, KONI Kaltim mengajukan permohonan anggaran APBD Perubahan 2011 kepada DPRD setempat sebesar Rp100 miliar untuk kegiatan persiapan atlet menuju pra- PON 2012 Riau. Pengajuan anggaran itu, dijelaskan Wakil Ketua KONI Kaltim Rusman Ya'qub telah disampaikan kepada pimpinan DPRD Kaltim. "Kami sudah mengajukan dua usulan sekaligus terkait anggaran yakni di APBD 2011 itu sekitar Rp100 miliar dan di APBD murni 2012 itu sekitar Rp250 miliar," kata Rusman, di Samarinda, Selasa (3/5). Ia menjelaskan, untuk usulan anggaran tahun 2012 sebesar Rp250 miliar, dipersiapkan untuk kegiatan hingga menjelang pelaksanaan PON XVIII di Riau. Usulan anggaran pada tahun 2012 tersebut, dikatakan Rusman sudah meliputi alokasi untuk bonus atlet yang meraih medali di PON. "Ini sesuai dengan pengalaman PON kemarin, dimana persoalan bonus selalu menjadi persoalan, kami tidak mau masalah bonus ini muncul lagi pada PON depan, sehingga sedari awal kami sudah mengajukan anggaran untuk bonus kepada pemerintah," jelas Rusman. Rusman melanjutkan bahwa anggaran APBD-P 2011 yang diusulkan sekitar Rp 100 miliar, bakal digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan persiapan para atlet mengikuti pra-PON. Pasalnya tidak dipungkiri anggaran yang tersedia di KONI Kaltim dengan hanya Rp15 miliar tidak mencukupi untuk persiapan atlet secara optimal. "Kondisinya beberapa cabor harus pakai dana talangan. Karena dana Rp15 miliar itu dibagi rata ke semua cabang olahraga. Makanya KONI ajukan sekitar Rp100 miliar. Kalau hanya dengan dana sebesar Rp15 miliar, mustahil bisa mempertahankan prestasi di lima besar," terang Rusman. Sementara itu Darlis Pattalongi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua KONI Kaltim yang duduk di DPRD Provinsi Kaltim, mengaku merasa kecolongan pada saat membahas anggaran 2011 lalu. Pasalnya, dari total anggaran yang diajukan sebesar Rp55 miliar dikurangi menjadi Rp40 miliar. "Dari Rp40 miliar dipangkas lagi menjadi Rp25 miliar. Tiba-tiba setelah anggaran diketok hanya Rp15 miliar. Tapi di APBD Perubahan 2011, Insya Allah kebutuhan ini akan kita kawal," tegas Darlis.at
|