Dewan Bulungan Sidak SPBU Tanjung Selor

2011-05-05  00:06:21

TANJUNG SELOR,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan melalui Komisi I dan II, Rabu (4/5) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernomor regristrasi 64.77201 di Jalan Katamso Kecamatan Tanjung Selor.
Sidak dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya antrian panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium oleh kendaraan roda 2 dan roda 4. Antrian panjang terjadi sejak pagi hingga sore hari sehingga sempat membuat kondisi jalan di sekitar SPBU menjadi macet.
Sidak yang dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Fransisco SH MH  dan Ketua Komisi II Agung Wahyudianto bersama anggota DPRD lainnya disambut langsung oleh Bambang selaku Manager SPBU. 
Dalam pertemuan yang berlangsung selama 30 menit di lokasi SPBU tersebut, Riyanto Wakil Ketua Komisi I mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan penertiban terhadap para pelaku pedagang bensin eceran, terutama pengawasan kepada para karyawan SPBU yang tidak menutup kemungkinan bisa berbuat curang dengan melakukan kerjasama dengan para pedagang eceran.
“Kami meminta agar pihak SPBU bisa melakukan pengawasan yang ketat terhadap para pembeli BBM tersebut termasuk kepada karyawan SPBU itu sendiri karena di duga karyawan pun tidak menutup kemungkinan karyawan SPBU bisa bermain dengan para pedagang eceran,” jelas Riyanto.
Anggota Dewan lainnya, Masnur Anwar mempertanyakan sejauh mana ketersediaan stok BBM jenis Premium yang selama ini di berikan ke satu-satunya SPBU yang ada di Tanjung Selor tersebut termasuk mempertanyakan penyebab terjadinya antrian yang kerap kali terjadi di SPBU milik PT Beringin itu.
Manager SPBU, Bambang kepada anggota DPRD Bulungan menjelaskan bahwa sebelumnya telah terjadi kekosongan stok BBM selama dua hari yang kemudian baru bisa diatasi pada hari Rabu dini hari. Kekosongan stok BBM jenis premium tersebut membuat kepanikan pada masyarakat, sehingga ketika stok BBM tiba, terjadilah antrian yang cukup panjang.
“Kekosongan selama dua hari tersebut disebabkan terlambatnya suplay minyak dari Balikpapan ke Tarakan, sehingga berimbas dengan penyuplaian ke Bulungan. Padahal kapal pengangkut minyak yang dimiliki SPBU Tanjung Selor tersebut telah lama berada di kota Tarakan untuk melakukan pengisian minyak dan keterlambatan ini sudah sering kali terjadi,” jelas Bambang.
Bambang menjelaskan untuk jatah Premium yang di berikan pihak Pertamina kepada SPBU Tanjung Selor sebesar 750 ton per bulan dengan jumlah rata-rata yang di keluarkan setiap hari sebanyak 25 ton atau 165 ton untuk 6 hari dan untuk menghindari terjadinya kekosongan di SPBU pihaknya telah memiliki armada kapal yang dalam proses pengisian dari pertamina Tarakan, kapal tersebut telah siap.vic.

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...