Kaltim Potensial Kembangkan Komoditi Kopi

2011-05-05  23:45:41

SAMARINDA, Seperti komoditi kelapa dalam, komoditas kopi (coffea Rubiaceae) merupakan tanaman yang telah lama diusahakan masyarakat pedesaan di Kaltim. Areal tanaman kopi terdapat hampir merata di beberapa wilayah pedesaan, terutama wilayah kabupaten.
“Komoditi tanaman kopi yang ditanam masyarakat cukup banyak dan tersebar di beberapa daerah baik kabupaten maupun kota Kaltim. Walaupun tanaman ini tidak termasuk komoditi unggulan, namun banyak diusahakan masyarakat petani dengan luasan yang rata - rata relatif terbatas. Produksi biji kering seluruhnya dipasarkan untuk konsumsi lokal yang pangsa pasarnya masih sangat terbuka,” kata Kepala Dinas Perkebunan Kaltim HM Nurdin.
Menurut dia, beberapa yang hingga saat ini terus berupaya mengembangkan komoditi kopi terutama areal pertanaman kopi yang cukup luas terdapat di Kabupaten Kutai Timur, di Kecamatan Sangatta dan Kaliorang.
Kabupaten Kutai Barat  yang terdapat di Kecamatan Damai dan Linggang Bigung. Kabupaten Kutai Kartanegara di Kecamatan Samboja dan  Muara Jawa, serta Loa Kulu dan Loa Janan.
Kabupaten Paser  terdapat di Kecamatan Muara Komam, Kuaro, Long Ikis, Paser Belengkong dan Long Kali. Kabupaten Penajam Paser Utara  yang terdapat di kawasan Kecamatan Waru dan Penajam.
Kabupaten Berau  terdapat di Kecamatan Talisayan, Gunung Tabur dan Kelay. Kabupaten Malinau  terdapat di Kecamatan Malinau dan Mentarang, Kabupaten Nunukan  terdapat Kecamatan Nunukan, Lumbis, Sebatik dan Sembakung. Kota Samarinda terdapat di Kecamatan Samarinda Utara dan Palaran.
Berdasarkan data statistik 2010 (posisi Desember) luas areal tanaman kopi tercatat 11.167  hektare dengan produksi mencapai 5.654 ton dengan tenaga kerja perkebunan (TKP) 21.496 orang.
“Usaha perluasan areal oleh petani dilakukan secara swadaya dalam jumlah relatif kecil, sehingga penambahan areal dari tahun ke tahun berjalan sangat lamban. Dari total luas areal 11 ribu hektare luas tanaman yang menghasilkan hanya 7.188 hektare dengan produksi 5.654 ton atau produktivitasmya mencapai  787 kilogram per hektare,” jelas Nurdin.
Walaupun perbandingan luasan areal 2009 lebih besar mencapai 15.254 hektare dengan luas tanaman menghasilkan 8.650 hektare, namun produksinya rendah dibading 2010 atau hanya 3.881 ton dengan produktivitas sekitar 448,67 ton per hektare dengan jumlah tenaga kerja perkebunan 24.924 orang.mar


Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...