BPD Kaltim akan Salurkan Dana KUR2011-05-05 23:46:21
SAMARINDA, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim akan menyalurkan dana kredit usaha rakyat (KUR). program ini sangat bersinergis dengan program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan usaha. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, usai melantik anggota Dewan Pengawas Bank BPD Kaltim di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (4/5) kemarin. Menurut dia, selama ini Bank BPD Kaltim belum memiliki program untuk menyalurkan KUR bagi masyarakat, namun saat ini program tersebut akan dilakukan lembaga keuangan milik daerah tersebut, terutama untuk mengentaskan kemiskinan. “Karena dana KUR tersebut sangat berguna masyarakat untuk mendukung membuka usaha rumah tangga (home industri) maupun kegiatan usaha lainnya yang bersifat untuk meningkatkan pendapatan keluarga dalam skala kecil namun berkelanjutan,” ujar Awang Faroek. Kegiatan usaha yang didanai melalui KUR tersebut berupa usaha rumahan, diantaranya untuk kegiatan atau industri kecil seperti pembuatan kue, pengrajin atau usaha kerajinan, menjahit, border maupun industri kecil lainnya. Sehingga dengan terbukanya peluang usaha dengan dukungan permodalan dari lembaga keuangan daerah sebagai modal usaha tentu akan banyak membantu masyarakat untuk melakukan kegiatan usaha khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraannya. Selain itu, modal usaha yang disalurkan Bank BPD Kaltim ini merupakan upaya pemberdayaan perekonomian rakyat. Sehingga masyarakat dapat mengembangkan usahanya sesuai dengan kemampuan usaha yang dilakukannya. “Program yang akan dilakukan Bank BPD Kaltim ini merupakan salah satu upaya yang bersinergis dengan program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan bantuan modal usaha,” jelasnya. Terlebih lagi ujarnya, Bakn BPD Kaltim merupakan lembaga keuangan daerah yang sudah melaksanakan beberapa program penyaluran pinjaman bagi masyarakat terutama untuk kelompok usaha seperti koperasi maupun kelompok tani dan ternak berupa kredit. Diantaranya, kredit Ternak Sejahtera beruapa kredit usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang diberikan kepada perorangan maupun kelompok dan koperasi yang bergerak dibidang budidaya peternakan. Kredit Perikanan Sejahtera atau dikenal kredit Keramba Sejahtera yang disalurkan bagi usaha masyarakat yang bergerak disubsektor budidaya perikanan air tawar, laut dan air payau. Kredit Sawit Sejahtera yang diperuntukkan kepada plasma perkebunan sawit diwilayah Kaltim dengan jaminan perusahaan inti yang telah menjadi debitur BPD Kaltim. “Penyaluran dana perbankan bagi masyarakat dengan beberapa program kredit sebagai modal usaha untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Sehingga, program ini merupakan program sinergis untuk menuntaskan kemiskinan di Kaltim dengan membuka peluang usaha bagi rakyat,” harap Awang Faroek Ishak.mar
|