Salahkan Diri Sndiri2011-05-09 00:09:46
TANJUNG REDEB, Dari sekian pendapat anggota DPRD Berau yang mengikuti rapat dengar pendapat mengatasi persoalan kelangkaan BBM di ruang rapat gedung DPRD Berau kemarin, yang paling berbeda pendapatnya adalah ketua Badan Kehormatan (BK) Anwar S.Sos, karena menurutnya jangan meyalahkan siapa – siapa, tapi salahkan diri sendiri. “Salahkan diri kita sendiri, mengapa tidak sejak awal kita mengambil tindakan tegas. Sebab, kalau sejak awal kita tegas, tentu persoalan ini tidak panjang seperti sekarang,” tegasnya. Jadi kata dia, tidak perlu menyalahkan pengelola SPBU, penyedot, penimbun atau pengecer. Tetapi ia mengajak semua dinas instansi terkait intropeksi diri, sejauh mana kelamahan masing – masing instansi terkait, lalu mengapa persoalan ini berlarut - larut. Karena itu pendapat dia, mestinya sejak awal jika mengetahui ada kegiatan yang tak wajar di lapangan, instansi terkait langsung turun ke lapangan, melakukan survey dan penertiban. Sehingga persoalan tidak berlarut – larut seperti sekarang. Tetapi yang terpenting sekarang adalah, harus ada inisiator tangani masalah ini. Termasuk adanya informasi kapal yang memuat BBM dari Tarakan menuju Berau “ kencing” di jalan. Yang membuat jatah Berau otomatis berkurang. Kemudian menindak lanjuti SPBU yang selama ini dinilai “nakal”. Begitu juga perusahaan – perusahaan semua harus dipantau dari mana asal muasal BBM nya. “Kalau semua terbukti melakukan pelanggaran beri sanksi tegas, siapa pun dia dan perusahaan mana pun, harus diberi hukuman yang setimpal,” tegas Anwar. Untuk itu, lanjut dia, dalam jangka pendek tim khusus ini nanti harus didampingi perwakilan Pertamina. Agar pihak Pertamina tahu kejadian yang sebenarnya di Kabupaten Berau ini. Tim khusus ini juga harus dapat dipercaya. Dalam artian mampu membuktikan kepada masyarakat, bahwa apa yang sedang dilakukan itu misinya benar – benar untuk menegakkan kebenaran dan hajat orang banyak. “Jangan hangat – hangat tai ayam, supaya masyarakat bisa merasakan upaya – upaya yang selama ini dilakukan tim khusus ini,” pintanya. roz
|