Ketahui Kanker Lebih DiniSosialisasi Kanker Bagi Guru TK
2011-05-09 00:23:19
TENGGARONG, Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kutai Kartanegara, Dayang Telchip Suryani Bachroel mengatakan, kanker dapat disembuhkan apabila diketahui lebih dini, sehingga dapat ditangani dan ditanggulangi secara tepat. Dayang Telchip Suryani menyampaikan hal itu ketika membuka sosialisasi kanker rahim dan payudara dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT GOPTKI ke- 54 dan HUT Yayasan Kanker Indonesia (YKI) ke-34 di ruang serba guna Kantor Bupati Kukar, Sabtu (7/5). Dikatakan, setiap tahun ada 500 ribuan perempuan di Indonesia didiagnosis terinfeksi penyakit kanker rahim (kanker serviks). Dari jumlah itu, sekitar 270 ribu penderita meninggal dunia. Penyakit ini, kata Dayang Telchip menjadi pembunuh nomor satu dari keseluruhan penyakit kanker. Dari fakta itulah maka jajaran pengurus GOPTKI Cabang Kukar sebagai organisasi yang mewadahi para guru Taman Kanak-kanak yang sebagai besar anggotanya adalah perempuan, berkewajiban untuk memberikan sosialisasi tentang penyakit kanker mulut rahim dan payudara sebagai bagian dari upaya promotif dan prefentif penanggulangan penyakit kanker. Kesehatan, lanjutnya, adalah anugerah terbesar dari bagi manusia. Kesehatan harus dijaga sebagai perwujudan rasa syukur kepada sang pencipta, baik dalam kapasitas sebagai individu, keluarga, masyarakat dan sebagai bangsa. Sebab menurut Dayang Telchip, kesehatan adalah modal dasar dalam kehidupan manusia yang sangat menentukan kesejahteraan dan kebahagiaan. "Sebagaimana pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka untuk berbagai penyakit, upaya yang terbaik adalah mencegah penyakit tersebut sebelum menginfeksi manusia," katanya. Menurut Dayang Telchip, permasalahan yang sangat mendasar pada penanggulangan penyakit kanker adalah sebagian besar ditemukan dan didiagnosis pada stadium yang sudah sangat lanjut, sehingga memperkecil angka kesembuhan. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penaggulangan penyakit kanker. Untuk itu, diharapkan sosialisasi yang dilakukan dapat bermanfaat terutama bagi seluruh guru TK yang menjadi peserta dan lebih baik lagi apabila disebar luaskan kepada kaum perempuan di lingkungan sekitarnya ataupun melalui organisasi masing-masing sehingga pada akhirnya informasi tersebut bisa sampai pada masyarakat luas. Dikatakan, dengan tercukupinya informasi mengenai kanker serviks dan payudara, maka kaum perempuan bisa lebih peka terhadap masalah kesehatannya. Diharapkan pula melalui sosialisasi tersebut, kaum perempuan mempunyai kesadaran yang lebih baik untuk menjaga kesehatannya terutama dalam menghadapi masalah penyakit kanker. "Itu sesuai dengan thema kegiatan, yakni Kepedulian Kita, Harapan Mereka," kata Dayang Telchip. Ketua panitia pelaksana, Hj Rusdiah dalam laporannya mengatakan, kegiatan diikuti 150 peserta yang terdiri dari guru TK dari 6 kecamatan di Kukar, yaitu Kecamatan Sebulu, Muara Kaman, Loa Kulu, Loa Janan, Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong sendiri. yd
|