Korwil IV PPKRI Dukungan Pangdam VI/Mwm Bangun Jalan di Perbatasan

2011-05-10  23:28:45

BALIKPAPAN, Pangdam VIMulawarman Mayjen TNI Tan Aspan selaku Panglima Komando Pelaksana Operasi Pengamanan (Pangkolakops Pam) Perbatasan Kalimantan Timur – Serawak, Malaysia Timur selama dua hari  melakukan kunjungan kerja di wilayah Utara Kaltim, tepatnya di Kecamatan Krayan dan Nunukan. Kunjungan kali ini untuk memastikan kondisi para prajurit yang bertugas di daerah perbatasan dengan Malaysia.
Selain melihat secara langsung para prajurut Kodam VI/Mulawarman yang berada disepanjang pos perbatasan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tan Aspan juga melihat perkembangan Kecamatan Krayan dan kehidupan masyarakat disekitar perbatasan ini, termasuk meninjau beberapa ruas jalan yang umumnya terbilang sulit dilalui atau mengalami rusak berat.
Kepada pasukan perbatasan Kodam VI/Mulawarman, Pangdam VI/Mulawarman ini menyampaikan rasa hormat dan sekaligus memberikan semanbat juang yang tinggi bagi para prajurit Kodam karena mampu menlaksanakan tugas jauh dari keramaian kota, sebagai anggota TNI tentunya para pasuklan diperbatasan ingin bisa menikmati hidup laiak seperti orang lain namun karena tugas Negara maka mimpi itu masih dipendam karena dipastikan satu saat akan bisa berada di tengah-tengah keramaian kota.
Selain mengecek sarana dan prasarana serta kendala teknis di lapangan, pada kesempatan itu, Pangdam Tan Aspan juga sekaligus memberikan dukungan moral agar para perajurit tetap semangat dalam menjalankan tugas negara.
Pangdam  beserta rombongan  langsung mendatangi Pos Perbatasan Siemanggaris serta Pos Perbatasan Sungai Ular. Menyikapi sarana dan prasarana yang tersedia di pos pengamanan perbatasan, Pangdam VI/ Mulawarman ini mengaku bahwa sementara ini tidak ada hambatan, buktinya tugas Pam Perbatasan dapat dilaksanakan dengan baik, kendati ada sejumlah keluhan dari masyarakat yang disampaikan langsung ketika berada dibeberapa daerah di sepanjang perbatasan.
Korwil IV PPKRI Kalimantan, H Andi Agoes SH, sebelumnya dengan gencar meminta agar Pemprov Kaltim dan pemerintah pusat memberikan perhatian penuh berbagai kebutuhan masyarakat perbatasan terutama masyarakat di Kecamatan Nunukan Selatan dan Utara, karena mereka kesulitan untuk menjual hasil pertanian baik ke kota-kota yang ada di Kaltim sehingga harus menjual ke Negara tetangga, Sabah, Malaysia Timur.
‘’Kami sudah melihat secara langsung apa yang menjadi keluhan masyarajat Perbatasan terutama yang ada di Nunukan, Malinau dan Kutai Barat, banyak desa yang ada disepanjang perbatasanm hidup terisolir, mereka membutuhkan kehidupan layak tapi belum bisa dipenuhi karena perhatian pemerintah belum full untujk masyarakat pedalaman dan yang ada di perbatasan,’’ kata Andi Agoes.
Sebagai tokoh masyarakat Nunukan, tentunya kami sering ada disejumlah pedesaan diperbatasanb dan kami laporkan kalau masyarakat disana sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik dan pembangunan pendidikan, kesehatan, karena banyak anak akhirnya tidak bisa sekolah karena sekolah hanya ada didesa yang jauh dari desa lainnya, hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan, ujarnya menambahkan.
Masih menurut Korwil Gabuangan Wartawan Kalimantan ini, apa yang disampaikan oleh masyarakat Nunukan kepada Pangdsam VI/Mulawarman itu benar adanya. "Mereka sangat berharap Pangdsan VI/Mulawarman bisa menjadi jembatan mereka untuk menyampaikan informmasih tentang pedesaan diperbatasan, karena selama ini kebutuhan masyarakat pedalaman dan perbatasan terabaikan," tegas Andi Agoes.
Masih menurut Pangdam VI/Mulawarman, misalnya warga Kecamatan Krayan di perbatasan RI-Malaysia, meminta kepada pemerintah daerah agar memberikan perhatian kepada mereka, khusunya tentang akses jalan yang menjadi kebutuhan mendesak guna mengatasi keterisolasian mereka selama  ini, selain itu warga Kabupaten Nunukan, menyampaikan hal senada, karena mereka kesulitan untuk memasarakan hasil pertanian sehingga menjadi lebih cepat jika harus menjual ke Serawak, apalagi disana hasil pertanian petani Nunukan sangat dihargai.
Pada prinsipnya, Kodam Mulawarman siap membuka jalan-jalan di daerah terisolir, khususnya di kawasan perbatasan RI-Malaysia, pembukaan jalan dimaksud bisa dilakukan melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD), jenderal bintang dua ini mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, mengenai kesiapan Kodam VI Mulawarman  membangun jalan-jalan di perbatasan.
Dengan TMMD, biaya pembangunan dapat lebih efisien, selama ini Kodam selalu berupaya mensinkronisasikan programnya dengan program pemerintah daerah, khususnya program untuk membantu pembangunan jalan di perbatasan,  rencana pada Juni 2011 nanti Kodam VI Mulawarman  akan mengadakan TMMD dan salah satu sasaran adalah jalan-jalan diwilayah perbatasan. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...