Awang Minta Libatkan Lapisan Paling Bawah

Ganti Untung Pembebasan Lahan Jalan Tol

2011-05-10  23:39:05

SAMARINDA, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak meminta ganti untung pembebasan lahan masyarakat, yang terkena proyek pembangunan jalan tol, agar daerah melibatkan masyarakat paling bawah.
"Diharapkan, agar pelaksanaan pembangunan jalan tol berjalan lancar dan aman sesuai apa yang diinginkan, khususnya dalam pembebasan lahan masyarakat, kiranya benar-benar dikoordinasikan  dan melibatkan sampai tingkat paling bawah, sehingga nantinya tidak menimbulkan permasalahan  saat proyek dilaksanakan,"jelas Awang Faroek Ishak saat melakukan dialog dengan masyarakat Desa  Sungai Merdeka  Kecamatan Samboja (Kukar) beberapa hari lalu.
Pada dialog tersebut, Awang juga mengimbau kepada  pemerintah kabupaten dan kota  khususnya Kota Balikpapan dan Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, yang daerahnya terkena jalur pembangunan jalan tol, kiranya bisa melakukan penyelesaian pembebasan lahan didaerah masing-masing dengan baik, sehingga tidak menimbulkan gejolak dikemudian hari, karena apabila hal itu terjadi, tentu sangat mengganngu kelancaran pembangunan jalan tol yang merupakan kebanggaan masyarakat Kaltim. 
Dalam kesempatan tersebut Awang juga meminta kepada masyarakat khususnya memiliki lahan atau kebun yang terkena proyek pembangunan jalan tol kiranya mendukung, dengan rela melakukan ganti unutung, dan masing-masing lahan yang terkena proyek nantinya akan dihitung dan diganti untung oleh masing-masing kabupaten kota, oleh karena itu masyarakat bisa rela melepas lahannya yang terkena proyek pembangunan jalan tol.
"Insya Allah, bagi masyarakat yang lahannya terkena proyek pembangunan jalan tol, kiranya bisa rela melepasnya, dan akan dilakukan perhitungan sesuai dengan NJOP oleh masing-masing kabupaten dan kota,"kata Awang.
Awang juga mengatakan, pembangunan jalan tol sepanjang 99,9 Km dari Balikpapan- Samarinda akan terus dilaksanakan, kami sudah meninjau dilapangan mulai pada ruas Jalan Jembatan Mahkota II Pelaran, Pelaran -Samboja hingga km13 Balikpapan- Samboja.
"Pada prinsipnya pembangunan  jalamn tol akan terus dilaksanakan, kalaupun ada hambatan, tentu hal itu akan kita selesaikan dengan baik, karena para kontraktor pemenang tender semuanya sudah siap melaksanakan pekerjaannya dilapangan,"kata Awang.
Seperti diketahui pada tanggal 20 Desember 2010  lalu, sudah dilakukan ikatan kontrak untuk paket pembangunan fisik dan supervisi dengan kontraktor PT Wika-Jassin-Bakti, KSO untuk paket Km 13  Balikpapan-Samboja sepanjang 25,40 Km, PT Waskita-Rimba-Marinda, KSO paket Samboja Pelaran I sepanjang 23 Km, PT Bangun Cipta-Mahir Jaya, KSO paket Pelaran -Jembatan Mahkota II Cs sepanjang 22,60 Km, dan PT Hutama-Surya, KSO paket Pelaran-Jembatan Mahkota II Cs sepanjang 16,90 Km, PT  Adhi-Bahagia-Perdana, KSO paket Km 13 Sepinggan-Balikpapan sepanjang 11,12 Km. Dan pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda sudah masuk dalam jaringan jalan tol nasional berdasarkan Keptusan Menteri PU No 567/KPTS/MS/2010 tanggal 10 Nopember 2010. mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1231 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...