KONI TAK HENTIKAN DANA KEJURNAS RENANG2011-05-12 00:42:17
SAMARINDA, KONI provinsi Kalimantan Timur menyatakan tidak pernah menghentikan dana bagi pengurus provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (pengprov PRSI) Kaltim untuk kegiatan kejurnas 2011. Wakil ketua II KONI membidangi prestasi Ego Arifin mengatakan, KONI tetap akan membantu semua kegiatan pengprov untuk kegiatannya, dengan catatan melalui mekanisme dan prosedur yang benar. " Persoalannya hanya kurang komunikasi saja, dimana semua pengajuan dana ke KONI harus melalui mekanisme yang benar, karena dana yang diberikan KONI bersumber dari APBD yang membutuhkan pertanggung jawaban yang jelas," jelas Ego Arifin di Samarinda,Rabu (11/5) siang. Sebelumnya ketua pengprov PRSI Kaltim, Suwandi mengancam tidak akan memberangkatkan atlet mengikuti kejurnas pada13-15 Mei 2011 di Surabaya, Jatim. dilatar belakangi KONI Kaltim tidak mau memproses pengajuan dana pengurus renang tersebut. Belakangan diterangkan Ego, alasan KONI Kaltim tidak mau memproses pengajuan dana renang tersebut proses administrasinya tidak di lalui dengan benar. " Kepengurusan mereka belum di SK-kan oleh pengurus besarnya, dan yang kedua deretan nama atlet yang diajukan bukan terdaftar sebagai atlet berprestasi di tingkat lokal seperti kejurda ataupun porprov," papar Ego. Sehingga wajar, pada saat itu pengajuan dana tidak bisa diproses karena ketika pihak KONI meminta klarifikasi pengurus PRSI Kaltim tidak mau memenuhi panggilan KONI. Menurut Ego, tentu dengan situasional yang terjadi di pengurus Renang ini, pihak KONI tetap tidak mau imbasnya berdampak pada persiapan atlet. " Kami berpikirnya tetap untuk mencarikan solusi yang terbaik, supaya rencana keberangkatan atlet renang ini bisa terealisasi, dan aturan pun tetap diberlakukan," tegas Ego. Sedianya pengprov PRSI Kaltim akan memberangkatkan 15 orang terdiri dari 9 atlet dan 4 official mengikuti kejurnas pada 13-15 Mei di Surabaya, Jatim. Dana yang diajukan pun masih realistis sesuai dengan indeks pembiayaan KONI yakni sekitar Rp 3,5 per orang atau sekitar Rp 52 juta untuk pembiayaan secara keseluruhan.at
|