Terapkan Nilai Demokrasi2011-05-17 23:48:37
TANJUNG REDEB, Menyambung tatanan nilai demokrasi, tidak hanya ditingkat atas,akan tetapi sudah seharusnya sampai pada tatanan terendah dimasyarakat. Suasana demokrasi sudah seharusnya diterapkan sampai pada tatanan terendah dari satu daerah termasuk pemilihan ketua RT. Ditegaskan Anggota DPRD Rudi Parasian Simangunsong, demokrasi pada pemilihan baik presiden, Gubernur, Bupati dampai ketua RT merupakan ketetapan yang riil bermula dari pilihan rakyat. Sebagai pimpinan kelas rukun tetangga,Ketua RT juga dinilai mempunya peran penting bagi pemerintahan daerah, khususnya dalam koordinir warga dalam lingkup kerjanya. Untuk itu diharapkan didapatkan ketua RT yang energik, aktif, kooperatif, serta memiliki sosial yang tinggi. “Ketua RT harus bisa lebih aktif, komunikatif dan harus bisamenjadi ujung tombak pemerintah dikalangan warganya sekaligus menjadi perpanjangan lidah masyarakat,” ujar Rudi. Mengingat persoalan didalam lingkup warga sangat kompleks, aku Rudi, figure RT sangat berperan dalam penanganan setiap masalah yang terjadi. Lingkar koordinasi yang dibina Pemkab Berau juga dinilai sudah baik, namun perlu ada evaluasi kinerja terhadap seluruh ketua RT agar apa yang diharapkan masyarakat dalam menuntun permasalahan dalam lingkup kerja RT bisa terselesaikan dengan baik, serta mampu menunjang roda pemerintahan dengan mendukung semua program pemerintah. Terpilihnya ketua RT baru, yang diharapkan bisa menjadi pemimpin,bapak sekaligus teman bagi warganya, juga diharapkan bisa meningkatkan kinerja dibandingkan ketua sebelumnya. “Bukan berarti yang sebelumnya tidak baik, Cuma harus ditingkkatkan dengan peyesuaian permasalahan yang kian kompleks saat ini dimasyarakat,” ungkap anggota dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. Dalam pemilihan itu, terdapat 4 nama kandidat ketua RT yakni atas nama Sabaruddin, yang menang telak dalam pemilihan ketua RT dengan mengumpulkan 44 suara pemilih, disusul Junaidi 29 suara,Ahmad Syukur 11 suara dan hanafi 8 suara. “Beda pilihan bukan berarti nanti jalan sendiri-sendiri, ini hanya masalah pilihan pemimpin tapi tujuannya tetap satu yakni untuk mmembangun RT ini menjadi llebih maju dan menunnjang pemerintah daerah,” ungkap Lurah Karang Ambon, Robbani. Diminta, dalam perjalanan kepemimpinan seluruh warga dan calon lainnya yang kalah untuk mendukung RT terpilih. Seperti disampaikkan Sabarudin, yang meminta dukungan seluruh warga RT 3. “Saya akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan warga seluruhnya,untuk membangun kita harus bersatu dan saling mendukung,” harapnya. Sementara itu Lurah Gayam, Mulyadi, menyampaikan, kemengan salah satu kandidat merupakan kemenangan semua warga yang sudah punya pemimpin baru. “untuk itu kami minta segera laksanakan koordinasi memantabkan struktur kepengurusannya, apakah mau mengganti total atau hanya perubahan sedikit itu hak prerogative RT yang baru, namun perlu diingat harus selalu koordinasi,” ungkapnya. Selain itu juga diminta untuk aktif melakukan koordinasi melalui rapat rutin.”tiga bulan sekali, atau perenam bulan, minimal setahun sekali untuk menentukan program yang akan dijalankan dan diarahkan kemana,” tegas Mulyadi. as
|