SMK Negeri 1 Kesulitan Penuhi Permintaan Perusahaan Industri

2011-05-19  22:15:44

BALIKPAPAN, Kepala SMK Negeri 1 (Teknologi) Balikpapan, H Muhammad Usman mengatakan pihaknya kesulitan penuhi permintaan dunia industri yang meminta langsung  para lulusan SMK Negeri 1 untuk semua program keahlian.
Permintaan sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelum pelaksanmaan Ujian Nasional (UN) sehingga harus minta dukungan SMK Negeri atau swasta lainnya yang ada di Balikpapan untuk memenuhi permintaan perusahan.
‘’Dalam beberapa tahun belakangan ini, kami dari SMK Negeri 1 Balikpapan benar-benar kesulitan untuk memenuhi permintaan tenaga kerja yang baru saja lulus UN. Perusahan-perusahan itu sudah mengajukan permintaan lulusan sebelum pelaksanaan UN sehingga kami harus minta lulusan dari sekolah lain baik dari sekolah negeri maupun swasta yang ada di Balikpapan,’’ kata Muhammad Usman, ketika berbincang dengan media ini diruang kerjanya, kemarin.
Dia mengatakan, untuk tahun ini saja semua lulusan SMK Negeri 1 yang berjumlah 538 siswa sudah tersalur semua diperusahan-perusahan yang umumnya bergerak dibidang pertambangan, minyak dan gas, kendati ada saja beberapa anak yang kemudian menolak karena mereka masih akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi (PT), yang lebih unik lagi ada 20 perusahan yang langsung melakukan rekrutmen siswa disekolah baik bagi anak-anak yang sudah lulus maupun sejumlah siswa kelas II yang nantinya naik kelas III.
‘’Kami melihat perusahan-perusahan yang ada di Balikpapan memang sangat membutuhkan karyawan yang sudah memiliki ketrampilan khusus dibidang mereka masing-masing seperti program keahlian yang ada disekolah kami,’’ ujar M Usman, mantan Kepala SMK Negeri 5 (Pelayaran).
Kalau siswa kelas II yang bakal naik kelas III sudah dilirik puluhan perusahan dan ini pasti kami akan penuhi apalagi mereka sendiri yang datang melakukan rekrutmen dengan harapan ketika para siswa ini lulus nanti mereka langsung disalurkan diperusahan yangsudah melakukan kontrakkerjasama dengan pihak sekolah.
Menurut Usman, sekolah yang dia pimpin juga melaksanakan program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan kini dari 160 siswa yang ikut pendaftaran hanya sebanyak  128 siswa yang bakal diterima sesuai dengan ketentuan dari Dinas Pendidikan sehingga bagi calon siswa yang gagal masuk RSBI bisa memilih ikut belajar melalui kelas regular yang nantinya kami akan menerima sebanyak 500 calon siswa.
Ditanya jumlah program keahalian atau jurusan yang ada di SMK Negeri 1, Usman mengatakan cukup banyak ada sebanyak  29 program dan semua program keahlian yang ada menjadi sasaran perusahan untuk mendapatkan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai karena para siswa benar-benar dilatih dan dimodali dengan penguasaan atau keahlian / ketrampilan sehingga perusahan tidak perlu melakukan pelatihan lagi sebab para siswa yang baru lulus itu sudah benar-benar siap kerja.
Sebenarnya ada satu program keahlian baru yang akan kami buka tapi karena kekurangan ruang kelas sehingga tahun ini belum kami buka yakni program keahlian pertambangan, bidang ini sekarang sangat membutuhkan tenaga kerja yang professional sehingga dari sebagian perusahan yang sudah melakukan kerjasama dengan kami memang bergerak dibidang pertambangan khususnya batubara.
‘’Tahun ini kami belum buka program keahlian pertambangan karena kesulitan ruang belajar dan guru kalau untuk peralatan praktek tidak masalah karena perusahan-perusahan pertambangan berjanji siap membantu alat-alat pertambangan sebagai alat praktek siswa, hanya saja yang menjadi kesulitan kami soal ruang belajar atau ruang kelas,’’ terang Usman.
Ditanya dari 29 program keahlian yang dipelajari di SMK Negeri 1, program keahlian mana yang paling diminati, Usman mengatakan yang sangat diminati adalah program kehalian otomotif dan ini dari tahun ketahun menjadi rebutan para calon siswa karena selain memang saat ini bidang otomotif menjadi  trend didunia industri juga banyak perusahan yang membutuhkan tenaga ahli otomotif untuk dipekerjakan diproyek-proyek atau bengkel-bengkel perusahan.
Beberapa perusahan yang sudah melakukan kerjasama dengan pihak SMK Negeri 1 tahun 2011 ini seperti PT Thiees, PT Eka Dharma, PT. Cobesco, PT Arutmin, PT PLN, PT Multi Hidro Corp, PT PT ITACA Resources, PT Prosindo, PT Hexindo Budi Perkasa dan sejumlah perusahan lainnya.
Ditanya kenapa bidang ketrampilan menjadi rebutan dunia industri, Usman mengatakan kalau siswa yang sudah tiga tahun diajarkan dibidang keahlian ini pasti sudah sangat memahami apa itu kerja dan apa yang akan mereka lakukan ketika sudah diterima didunia industri, disamping itu karena bidang ini memang sedang trend, banyak perusahan tumbuh dan berkembang di Kalimantan Timur (Kaltim) khususnya di Balikpapan membutuhkan tenaga kerja yang benar-benar trampil.
‘’Perusahan kan tidak ingin mencari tenaga kerja yang masih harus dilatih lagi, mereka berkeinginan para calon tenaga kerja itu sudah benar-benar siap kerja sesuai bidang yang dibutuhkan, olehnya perusahan akan melakukan pendekatan langsung dengan sekolah-sekolah ketrampilan yang ada program keahalian sesuai kebutuhan mereka,’’ katanya menjelaskan.   max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...