14 Desa d Muara Kaman Terendam BanjirPemerintah Belum Mengambil Sikap
2011-05-19 06:50:18
Tenggarong,14 desa terendam banjir di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kukar. Banjir yang merendam belasan desa iitu sudah terjadi satu minggu terakhir ini.”Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun banjir kiriman dari wilayah ulu tersebut menganggu aktivitas warga. Diakui bahwa banjir tersebut memang musiman yang terjadi tiap tahunnya,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kamarul Zaman kepada Poskota Kaltim kemarin. Meurut Kamarul, sejauh ini pemkab belum turun ke lokasi untuk memberikan bantuan lantaran banjir ini merupakan peristiwa tahunan. "Bahkan, warga biasanya malah senang karena justru banyak ikan ketika banjir merendam desa mereka," tutur Kamarul. 14 desa di Muara Kaman yang terendam banjir selama satu pecan terakhir ini diantaranya adalah, Muara Kaman Ulu , Muara Kaman Ilir , Bukit Jering, Muara Siran, Tunjungan, Puan Cepak, Menamang Kiri, Menamang Kanan, Sedulang, Teratak, Benua Puhun, Kampung Baru, Sabintulung, Liang Buaya. Jumlah desa di Muara Kaman sebenarnya mencakup 19 desa, hanya saja 4 desa bebas banjir. Saat ini warga belum mengungsi ketempat yang lebih tinggi. Camat Muara Kaman Erlian mengaku,Dari 19 desa di Kecamatan Muara Kaman, 14 desa diantaranya terendam banjir. Paling parah, terjadi di Desa Sedulang. Dan banjir di Muara Kaman dikategorikan banjir musiman yang datang setahun dua kali. "Warga juga sudah terbiasa menghadapi banjir tahunan ini. Mereka juga malah senang lantaran warga yang mayoritas berprofesi nelayan makin banyak mendapat ikan pada saat musim banjir,” katanya. Sejumlah warga pun menggunakan perahu untuk akses mereka sehari-hari. Umumnya warga di sana memiliki perahu sendiri, maklum pekerjaan mereka sebagai nelayan. Bahkan camat harus naik perahu menuju ke Kantor Camat karena akses jalan terendam banjir. "Jadi, ini bukan banjir kiriman. Kebetulan Sungai Mahakam sedang pasang. Dan, sejauh ini kami juga belum mendirikan posko," ujarnya. Akibat banjir selama satu pecan tersebut sejumlah warga mulai mengeluhkan pilek, batuk dan gatal-gatal akibat banjir. Jembatan setinggi satu meter 30 centimeter ikut terendam air sampai 90 cm dari permukaan jembatan. Sehingga pelajar pun harus menggunakan perahu ke sekolah.awi
|