Jl HM Ardans Cikal Bakal Ring Road Kaltim2011-05-20 23:12:32
SAMARINDA, Jalan HM Ardans yang tengah menjadi permasalahan seluruh pihak, lantaran beberapa ruas jalan tersebut mengalami kerusakan yang amat parah. Bahkan, tidak dapat dilintasi kendaraan yang melewati jalan poros HM Ardans tersebut. Hanya saja, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim H Husinsyah yang dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga H Suheriyatna, bahwa jalan HM Ardans tersebut merupakan cikal bakal jalan ring road yang sedianya banyak dimiliki sejumlah kota besar di Indonesia. “Jadi, jalan tersebut merupakan cikal bakal dari jalan ring road. Di mana, jalan tersebut akan menghubungkan Jalan HM Ardans, tembus ke Jalan Pangeran Suryanata. Kemudian, Jalan M Said jaraknya sekitar 7 Km. Setelah itu, baru lanjut ke IPA Bendang kemudian ke Mahulu. Sedangkan dari Jalan HM Ardans sendiri akan menghubungkan menuju Muara Badak. “Ring Road ini dimaksud agar mengantisipasi macetnya ruas jalan di pusat Kota Samarinda. Sebab, Ring Road tersebut akan dilintasi kendaraan yang statusnya kelas I, yakni yang muatannya mencapai lebih dari 8 ton. Sedangkan jalan yang ada saat ini di pusat kota merupakan jalan kelas III yang seharusnya dilalui kendaraan yang bermuatan kurang dari 8 ton,” jelasnya. Menurut Suheriyatna, melihat perkembangan pesatnya Kota Samarinda. Akibatnya, setiap ruas jalan di Samarinda tampak selalu tak terhindar dari kemacetan. Sebab, seluruh Ibukota setiap daerah sudah dapat terhubungkan dengan Samarinda. “Oleh karena itu, maka Kota Samarinda inikan menjadi kota numpuk. Apalagi, Samarinda saat ini belum memiliki Ring Road yang menghubungkan di sejumlah daerah yang berada di Kaltim,” timpalnya. Nah, lanjutnya, apabila Ring Road tidak ada, maka truk-truk besar akan masuk di dalam kota. Akibatnya jalan yang seharusnya tidak dilalui truk-truk besar menjadi rusak dan menyebabkan kemacetan di ruas jalan Kota Samarinda. “Bayangkan saja, apabila ada masyarakat yang ingin keluar kota ke Balikpapan, kemudian putar-putar saja di Samarinda bisa mencapai satu jam baru bisa keluar dari Jembatan Mahakam,” jelasnya. Mengenai jalan kelas I yang ada saat ini, kata Suheriyatna, yang kini tengah dibangun oleh Provinsi menuju Palaran. Dan itu, merupakan satu-satunya jalan kelas I yang dimiliki jalan Provinsi. Oleh karena itu, untuk pengguna jalan Provinsi atau di pusat kota diharapkan dapat disesuaikan. Tujuannya, agar tidak ada jalan yang rusak diakibatkan banyaknya kendaraan yang tidak sesuai dengan kapasitasnya melintasi jalan tersebut. “Karenanya, Jalan HM Ardans yang dimaksud ke depannya dapat menjadi jalan Ring Road. Harapannya, jalan itu akan menjadi jalan penghubung bagi kemudahan transportasi kendaraan alat berat yang beraktivitas di Kaltim, khususnya di Samarinda. Apalagi, jalan Ring Road tersebut bentuknya melingkar yang menghubungkan hingga Jembatan Mahkota II Samarinda,” pungkasnya.mar
|