Ruang Gerak Peliputan Kegiatan Presiden TerbatasSaat Pembukaan Penas KTNA
2011-05-20 23:32:07
TENGGARONG, Demi menjaga kelancaran kegiatan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono saat acara pembukaan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII Kaltim di Kutai Kartanegara pada 18 Juni 2011 mendatang, paniti terpaksa membatasi ruang gerak wartawan yang meliput tiap kegiatan Presiden. Untuk itu, pihak panitia menyarankan wartawan baik dari media cetak maupun elektronik yang terdaftar atau masuk regestrasi agar dapat menentukan pada titik mana atau pada kegiatan apa mereka nantinya stand by. Pasalnya, pihak panitia tidak menghendaki terjadinya suasana gaduh karena sejumlah wartawan harus kejar-kejaran untuk mendapatkan kesempatan meliput tiap momen kegiatan Presiden saat pembukaan Penas nantinya. Oleh sebab itu, sebelum panitia mengeluarkan kartu identitas (ID Card), pihak Kodim selaku penerbit ID Card minta tiap wartawan terlebih dahulu memastikan di lokasi mana nantinya mereka meliput. Soalnya, tiap titik kegiatan terutama pada ring satu pada acar pembukaan, ID Card nya berbeda dengan wartawan yang meliput di luar ring satu. Sebab titik peliputan pada ring satu sangat dibatasi jumlah wartawannya dan harus melalui pengawasan pasukan pengamanan predisen (Paspampres). Pada acara pembukaan itu nantinnya, selain membuka acara di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Presiden juga akan mengunjungi lokasi demplot atau pertanian percontohan, diantaranya menabur benih udang. Presiden juga akan mengunjungi lokasi pameran teknologi pertanian. Sementara di luar dari kegiatan Penas KTNA, Presiden juga dijadwalkan menemui Sultan Kutai, H Aji Muhammad Salehuddin II di Kedaton Kutai Ing Martadipura, untuk menerima gelar dari Kesultanan Kutai. Semua itu dijelaskan dalam rapat koordinasi panitia dengan wartawan di Sekretariat Penas KTNA Velodrome Tenggarong Seberang, Kamis (19/5). Dalam pertemuan kemarin juga dijelaskan mengenai keharusan bagi wartawan untuk memenuhi persyaratan untuk mendapatkan ID Card, diantaranya mengisi formulir dengan menyerahkan foto ukuran 4x6 dan yang lebih penting adalah rekomendasi dari perusahaan madia bersangkutan, yang menugaskan wartawan dimaksud untuk kepentingan peliputan kegiatan Penas KTNA. Sekalipun tidak membatasi jumlah wartawan yang mau meliput kegiatan terkecuali pada ring satu, pihak Kodim sendiri selaku penanggungjawab keamanan peliputan wartawan menegaskan, syarat tersebut wajib demi keamanan, dan ID Card tidak akan diberikan jika persyaratannya tidak dipenuhi. Sedangkan untuk peliputan di luar kegiatan Presiden, wartawan diberikan kebebasan untuk melakukan peliputan pada kegiatan mana saja Pertemuan kemarin dihadiri sejumlah wartawan media cetak dan elektronik dari provinsi dan beberapa wartawan lokal Kutai Kartanegara. Usai rapat, wartawan melakukan peninjauan ke beberapa lokasi, terutama lokasi yang bakal dikunjungi Presiden nantinya. yd
|