Pertamina Diminta TanggungjawabSoal Antrean Panjang Kendaraan
2011-05-20 23:43:41
SAMARINDA, Terjadinya kelangkaan bahan bakar kendaraan yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Samarinda dan Balikpapan sepekan terakhir ini membuat Komisi II DPRD Kaltim angkat bicara. Politisi di parlemen itu meminta agar Pertamina sebagai distributor bertanggungjawab terkait hal itu. Ketua Komisi II, Rusman Yaqub mengaku dirinya menyesalkan terjadinya permasalahan ini. Menurutnya BBM adalah salah satu kebutuhan vtal masyarakat, sehingga menurutnya hal ini harus segera diatasi agar tidak menjadi masalah berkepanjangan. Rusman juga berjanji akan segera memanggil perwakilan dari PT Pertamina, untuk menjelaskan duduk permasalahan ini. "BBM adalah salah satu kebutuhan penting masyarakat. Kalau ini dibiarkan berlarut-larut akan membawa dampak negatif terhadap jalannya perekonomian di Kaltim. Sehingga menurut saya Pertamina harus bertanggungjawab mengatasi masalah ini," tukasnya. Menurutnya Pertamina harus segera mencari solusi mengatasi permasalahan kelangkaan ini. "Sesegera mungkin kita akan panggil Pertamina. Dia (Pertamina, red) harus menjelaskan duduk persoalannya sehingga sampai terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU. Pertamina harus segera menormalkan kondisi ini," ungkapnya. Hanya saja soal kapan dirinya akan menganggendakan pemanggilan Pertaminya Rusman belum menginformasikannya. "Saya akan koordinasi dulu dengan teman-teman di internal komisi. Tapi yang jelas secepatnya kita akan panggil Pertamina," sebutnya. Dikatakan, kalau memang benar jatah BBM di SPBU dikurangi, Pertamina harus menjelaskan alasannya sehingga jatah SPBU dibatasi. "Alasannya harus jelas. Kenapa sampai dikurangi. Pertamina harus menjelaskan kepada masyarakat terkait kejadian ini," ujarnya. Hingga sejauh ini memang belum ada pengakuan dari Pertamina terkait terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU. Pertamina bahkan mengaku tak ada pengurangan jatah BBM bagi SPBU. Namun dari pengakuan sejumlah petugas SPBU yang dikonfirmasi Poskota Kaltim, membenarkan bahwa memang ada pengurangan jatah BBM yang dikirim oleh Pertamina. fer
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...