Wabup: Perhatikan Pasar dan Kemasan 2011-05-23 08:25:41
PENAJAM, Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), H Mustaqim MZ mengatakan pelatihan kewirausahaan sangat dibutuhkan terutama untuk menumbuhkan jiwa eira usaha kepada masyarakat apalagi saat ini banyak bermunculan usaha-usaha kecil termasuk usaha rumah tangga yang membutuhkan penanganann secarea professional sehingga laku di pasaran. Mustaqim mengatakan hal itu ketika membuka pelatihan kewirausahaan bagi usaha mikro kecil yang dilaksanakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) di Hotel Al-Banjari, baru-baru ini. Wabup mengatakan, kegiatan pelatihan ini dapat memberdayakan dan meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah dalam rangka meningkatkan pendapatan warga, karena saat ini usaha kecil mikro dan menegah (UMKM) atau Diskukmperindag terus berkembang dengan baik namun ada satu kendala yang harus dipahami yakni masalah pasar dan kualitas kemasan, Disperindagkop harus jeli melihat peluang pasar untuk hasil industry UKMK ini. "Pembinaan ini perlu dilaksanakan, karena disadari pertimbangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) menyimpan potensi ekonomi yang besar, saat ini sekitar 4.000 unit usaha atau 99 persen dari total usaha di PPU adalah kelompok UMKM dengan penyerapan tenaga kerja 7.000 orang, sehingga jumlah pengagguran ikut ditekan," ujar Mustaqim. Ia mengatakan, dengan potensi itu, usaha kecil sangat memberikan peranan dalam peningkatan perekonomian sehingga pelatihan ini pula diperlukan pengembangan program dan kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas serta keaktivitas sumber daya manusia yang mampu berdaya saing dengan perkembangan usaha kecil yang kini semakin banyak. Namun, kendala yang dihadapi pelaku UMKM (Diskukmperindag) saat ini, menurut Mustaqim adalah pemasaran produk termasuk kemasan yang dapat menarik pembeli, hal ini yang menjadi perhatian pelaku usaha kecil dan pihak Disperindagkop agar memahami dan mengerti masalah kemasan yang memiliki nilai jual dan menarik karena itu akan mendatangkan nilai lebih pada produk. Kalau kemasan produk diperindah akan lebih menarik bagi pembeli termasuk kesehatan dalam produk tersebut harus menjadi perhatian, sementara dalam laporan Kepala Diskukmperindag Tur Wayu Sutrisno, kegiatan selama empat hari ini diikuti 45 pelaku usaha kecil yang ada di Kabupaten PPU. Tujuannya agar dapat memberdayakan masyarakat menjadi wirausaha yang mandiri bidang pangan, kemudian meningkatkan kemampuan yang mendalam bagi peserta sebagai alternatif usaha yang diharapkan mampu memahami secara menyeluruh usaha pangan mulai dari proses sampai pemesanan Menurut Tur Wahyu, tujuan lainnya dari kegiatan ini meingkatkan kemampuan mengembangkan produk pangan lokal, meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja, menciptakan usaha mandiri, membuka lapangan kerja baru, membangun sikap dan mental dan semangat para pelaku usaha serta meningkatkan kompetensi peserta. Mustaqim usai memberikan arahan langsung melakukan peninjauan dan melihat contoh kemasan yang dibawa oleh pembawa materi serta dilanjutkan materi pelatihan yang disampaikan Deli Gunarsah dari praktisi dibidang kewirausahaan pangan dan teknologi pangan D&D Indonesia, harapan kami pengusaha muda bisa menguasai bisnis yang menjanjikan ini. max
|