Sarana dan Prasana Sekolah jadi KeluhanPemerintah Wajib untuk Memperhatikan
2011-05-23 08:35:34
Tenggarong,Komisi IV DPRD Kukar yang membidangi masalah pendidikan dan kesehatan, belum lama ini mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 3 Tenggarong. Hasil sidak tersebut, ternyata para anggota DPRD Komisi IV menemukan beberapa ruang sekolah dan sarana prasana yang belum memadai, sebagai salah satu sekolah negeri yang menjadi favorit pelajar dikota raja Tenggarong. Rombongan Anggota Komisi IV DPRD yang dimpin H Suriadi didampingi Max Donal dan sejumlah anggota dewan lainnya, mengaku prihatin dengan kondisi sarana prasana sekolah yang belum memadai tersebut. Kepala SMPN 3 Tenggaron Des Yatim mengungkapkan, kalau SMPN 3 Tenggarong sangat membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana. Mengingat kondisinya semakin memprihatinkan. "Jumlah peserta didik sekolah kami dari kelas VII sampai kelas IX sebanyak 821 siswa, sehingga sulit untuk menertibkan dan menegakkan kedisiplinan," katanya. Menurut dia selama ini pihaknya hanya menggunakan sarana seadanya sehingga proses pendidikan tak berjalan maksimal, ruang belajar yang masih kurang, sarana komputer juga belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Selain itu pagar sekolah juga belum ada, sehingga tidak terlihat tertib.”Kami berharap kepada DPRD Kukar kiranya dapat memperjuangkan aspirasi ini,” tuturnya. "Saat ini kami hanya menggunakan sarana yang ada, sehingga tidak maksimal," kata Des Yatim Sementara itu Anggota Komisi IV Max Donald Tindage, menyayangkan kondisi sekolah negeri tersebut yang masih luput dari perhatian pemerintah, padahal kondisi sekolah itu berada ditengah kota. Disisi lain juga banyaknya pembangunan sekolah yang tidak representative. Hampir semua bangunan sekolah tidak memenuhi syarat. Seperti banjir dan terbatasnya ruang belajar. "Diperlukan perencanaan yang matang sebelum dilakukan pembangunan gedung, khususnya sekolah, sehingga akan mendukung proses belajar dan mengajar," katanya. Hal ini akan menjadi persoalan krusial juga tidak diatasi dan diperhatikan oleh Pemerintah Kutai Kartanegara, utamanya menyangkut sarana prasana sekolah sebagai penunjang majunya pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara.adv/awi
|