KBBKT Bukan Organisasi Partai Politik2011-05-24 00:37:11
SAMARINDA, Ketua Umum Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (KBBKT) H Irianto Lambrie, menegaska bahwa paguyuban etnis banjar atau Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur merupakan organisasi kemasyarakatan bukan organisasi partai politik dan tidak akan ikut dalam kancah perpolitikan. "Organisasi ini sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang mengamanahkan agar lembaga ini untuk melaksanakan program-program kemasyarakatan atau sosial kemasyarakatan, dan Organisasi paguyuban warga Banjar di Kaltim ini tak akan berpolitik dan bukan sebagai alat politik. Anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga telah mengamanahkan untuk fokus pada kegiatan sosial masyarakat,” ujar Irianto Lambrie, pada pengukuhan DPP KBBKT periode 2010-2015 di GOR Stadion Madya Sempaja Samarinda, Sabtu (21/5). Oleh karenanya, KBBKT sebagai paguyuban tetap mengedepankan asas kekeluargaan dan akan fokus pada kegiatan sosial keagamaan dalam meningkatkan partisipasi warga Banjar di Kaltim dalam mendukung tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, dengan komitmen tersebut organisasi ini menjadi wadah dan simbol perekat persatuan dan kesatuan warga Banjar dengan etnis lain, guna mendukung program pembangunan di Kaltim. “Lahirnya KBBKT sejak 1990 lalu. Setelah memasuki usia 11 tahun sejak terbentuknya paguyuban ini, tentu fokus kegiatan sosial dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Banjar, serta aktif berpartisipasi dalam membantu penanganan bencana alam,” katanya. Ia berharap, KBBKT menjadi wadah yang mengutamakan kebersamaan dan kekeluargaan di Kaltim. Khususnya dalam menjalin hubungan dengan etnis lainnya untuk ikut serta menjaga stabilitas sosial dan mengantisipasi konflik mengarah pada SARA. Karena ujarnya, warga Banjar harus berperan sebagai pemain dalam mensukseskan pelaksanaan pembangunan di Kaltim. Walaupun, sebagai warga perantau namun Kaltim ini sudah menjadi seperti rumah sendiri. Maka, sudah sewajarnya masyarakat Banjar untuk memiliki komitmen yang kuat untuk turut mengamankan daerah ini bahkan ikut berperan dalam pembangunan. Diakuinya, bahwa banyak warga etnis ini yang telah menduduki posisi penting di daerah, baik sebagai anggota legilatif maupun pejabat di eksekutif. “Kaltim sudah menjadi rumah sendiri bagi warga Bubuhan Banjar dan berperan di bidang politik sebagai anggota legislitif maupun pejabat di pemerintahan banyak dijabat warga ini. tetapi, yang terpenting keberadaan organisasi ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan Kaltim,” harap Irianto Lambrie.mar
|