BI Gelar Rakor Perbankan dengan Pemda2011-05-24 00:38:11
SAMARINDA, Pemimpin Bank Indonesia (BI) Kaltim Andreocia Darwis, menjelaskan bahwa Bank Indonesia (BI) Kaltim, rencana 9 Juni mendatang akan akan menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) perbankan dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota se-Kaltim. “Rakor ini merupakan yang kedua kalinya setelah yang pertama diselenggarakan di Bandung dan akan dilaksanakan pada Juni nanti. Pertemuan ini penting untuk mengetahui peranan pihak perbankan dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah,” ujar Andreocia Darwis, usai menemui Gubernur Kaltim untuk menyampaikan rencana Rakor di Ruang kerja Gubernur Kaltim, Senin (23/5). Terutama lanjutnya, dalam upaya percepatan pembangunan perekonomian di daerah. Oleh karenanya, dalam pertemuan tersebut akan diketahui langsung keinginan pemerintah daerah dan kemampuan pihak perbankan dalam mendukung keinginan maupun kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah tersebut. Selain itu, dalam Rakor yang akan dihadiri seluruh kepala daerah dari 14 kabupaten dan kota se-Kaltim ini akan disampaikan pembentukkan Lembaga Penjaminan Kredit Daerah (LPKD) dan program penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Termasuk keinginan pemerintah agar lembaga perbankan dapat membentuk ataupun memperluas jaringan masing-masing perbankan hingga di daerah-daerah seperti kecamatan dengan membangun kantor-kantor cabangnya. Ditambahkannya, untuk Rakor di Bandung lalu berbagai permasalahan dibicarakan dan disampaikan, terutama untuk kegiatan perbankan di kawasan perbatasan. Memang permasalahan di kawasan tersebut cukup komplek, namun dari pihak perbankan siap untuk melakukan dukungan terhadap kegiatan di perbatasan. “Setelah melakukan Rakor di Bandung, maka pihak perbankan yang difasilitasi BI Kaltim telah melakukan pertemuan dengan pemerintah Kabupaten Nunukan. Dan pihak perbankan salah satunya akan membangunkan kantor cabang Bank pembangunan Daerah (BPD) Kaltim khususnya di Kecamatan Kayan,” jelasnya. Namun demikian, secara khusus BI Kaltim akan menyalurkan Bank Indonesia social responsibility (BSR) atau corporate social responsibility (CSR) versinya BI. Yakni, dengan memberikan bantuan untuk pengolahan garam gunung Kayan dan mendukung produktivitas rumput laut Kabupaten Nunukan untuk peningkatan kualitas dan pasar yang baik. Sedangkan dalam pertemuan yang akan datang akan disampaikan terhadap penyaluran KUR bagi masyarakat, khususnya yang menyangkut usaha mikro kecil menengah (UMKM). Karena selama ini sudah ada enam lembaga perbankan di Kaltim yang telah melaksanakan program ini. “Terhadap rencana pelaksanaan Rakor pada Juni ini, Gubernur sangat mendukung dan berharap agar seluruh kepala daerah dan jajaran, serta pemangku kepentingan di 14 kabupaten kota se-Kaltim dapat hadir guna mengetahui secara jelas terhadap program-program perbankan yang bersinergis dengan program pembangunan daerah,” ujar Androecia Darwis.mar
|